TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Tragedi Arema FC Vs Persebaya yang Terakhir, Janji Kapolri Tak Gunakan Gas Air Mata Lagi di Liga 1

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji gas air mata yang menjadi senjata pengamanan kepolisian dalam pelaksanaan Liga 1 bakal tidak digunakan

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada awak media terkait Tragedi Kanjuruhan di Mapolresta Malang Kota, Kamis (6/10/2022). Kapolri menjanjikan tak ada lagi penggunaan gas air mata pasca tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan Malang. 

SURYAMALANG.COM - Peristiwa tragis pasca pertandingan Arema FC Vs Persebaya Surabaya di mana terjadi penembakan gas air mata di stadion Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 dijanjikan sebagai yang terakhir.

Polisi menyatakan tidak akan menggunakan gas air mata lagi dalam pelaksanaan pengamanan di kompetisi sepak bola , khususnya Liga 1 .

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji gas air mata yang sebelumnya menjadi senjata pengamanan kepolisian dalam pelaksanaan Liga 1 bakal tidak digunakan lagi.

Baca juga: Tuntut Keadilan untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Aremania Akan Aksi Selama 135 Menit di Malang

Polri sendiri telah menerbitkan Perpol (Peraturan Kepolisian) Nomor 10 Tahun 2022 mengenai pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga.


Perpol ini dikeluarkan usai tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang diteken pada 28 Oktober 2022 oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Disebutkan dalam pasal 22 ayat tiga bahwa dalam melaksanakan pengamanan penyelenggaraan kompetisi sepak bola, personel pengamanan dilarang membawa atau menggunakan senjata api atau senjata pengurai massa.

"Di dalam ada beberapa perbaikan, terhadap sistem evaluasi, metode, kesiapan sebelum pada saat pelaksanaan kegiatan, semua tentu dilakukan evaluasi dan persiapan baik," ucap Listyo Sigit Prabowo dalam sesi jumpa pers di Kantor Kemenpolhukam, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2022).

"Termasuk aturan FIFA, termasuk masalah penggunaan gas air mata, sesuai dengan kesepakatan setelah ini untuk menyelesaikan sisa kompetisi, kami polri mendukung sisa kompetisi, terkait dengan pelaksanaan kegiatan sepak bola," sambung Listyo Sigit Prabowo.

Dia menambahkan, Polri mendukung kompetisi dilanjutkan.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menetapkan lanjutan kompetisi digelar menggunakan sistem bubble selama putaran pertama yang ditargetkan rampung pada akhir Desember 2022.

Dengan terpusat di Jawa Tengah dan Yogyakarta, terdapat lima stadion yang nantinya dipakai.

Tempat yang dimaksud, Stadion Manahan (Solo), Stadion Jatidiri (Semarang), Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion M Soebroto (Magelang), dan Stadion Sultan Agung (Bantul).

"Menambahkan dari apa yang disampaikan, Polri sangat mendukung kompetisi, kegiatan olahraga terkait dengan adanya peristiwa Kanjuruhan, ada perintah dari pak Presiden (Joko Widodo) evaluasi secara tuntas, kesiapan stadium, sistem kemanan, kami melakukan rakor dengan kementerian terkait untuk melakukan perubahan sesuai dengan pak Presiden, termasuk khusus Polri, telah mengeluarkan perpol, pengamanan olahraga," tutur Listyo Sigit Prabowo.

"Kompetisi lain, semua harus terselenggara kompetisi bisa berjalan dengan baik, standar kegiatan stadion baik, dan pengamanan," kata Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: Arema FC VS Dewa United, Javier Rocha: Kami Sudah Kantongi Kekuatan dan Kelemahan Lawan

Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved