Berita Surabaya Hari Ini

56 Ribu Petugas Sensus Pertanian Akan Bergerak di Seluruh Jawa Timur

SENSUS PERTANIAN - Bukan hanya kaum tani, pihaknya juga bakal mendata anggota rumah tangga petani sesuai dengan gender dan usia.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yuli A
yul
ILUSTRASI - Petani bajak sawah pakai traktor. 

Dia mengatakan, peta pertanian Indonesia, termasuk di Jatim, harus lebih terperinci. Misalnya, pendataan urban farming yang sudah mulai banyak muncul di kota besar. Pihaknya pun harus memantau seberapa banyak sawah yang sudah beralih fungsi menjadi lahan hunian atau yang lain.

Selain itu, pihaknya juga berencana untuk lebih merinci mengenai kelompok usia dalam industri pertanian.

Bukan hanya kaum tani, pihaknya juga bakal mendata anggota rumah tangga petani sesuai dengan gender dan usia. "Ini juga mengenai isu keberlanjutan alias regenerasi petani. Karena dari evaluasi selama persiapan, usia petani makin tua," terang Dadang.

Terkait sasaran atau responden, Dadang tak bisa memproyeksi di wilayah Jatim, karena konsepnya adalah berbasis pada wilayah kerja statistik.

"Yang jelas untuk Jawa Timur kami melibatkan 56 ribu petugas yang akan melalukan pendataan," ungkapnya.

Dadang berharap, pelaksanaan sensus tani nantinya bisa menjadi dasar kebijakan pemerintah untuk menyelamatkan pertanian.

"Di Jatim, kontribusi pertanian secara nilai memang hanya 11 persen. Tapi, kontribusi secara penyediaan lapangan usaha justru mencapai sepertiga atau 30 persen," pungkas Dadang.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved