Berita Malang Hari Ini

Tarif Parkir Motor Rp 5.000 di Malang, Warga Boleh Foto Juru Parkir yang Nakal

#MALANG - Insidentil sesuai ketentuan Perda, bahwa roda dua adalah Rp 3 ribu dan roda empat adalah Rp 5 ribu sekali parkir.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Yuli A
Twitter @kuropros
Postingan oleh akun Twitter @kuropros yang mengeluhkan mahalnya harga parkir sepeda motor di Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebuah foto yang diposting pada Minggu (22/1/2023) oleh akun @kuropros cukup viral di media sosial Twitter. Dalam postingan itu, ia mengeluhkan terkait mahalnya tarif parkir sepeda motor di Kota Malang.

Ia bercerita bahwa diarahkan oleh juru parkir (jukir) untuk  memarkirkan sepeda motornya di trotoar Mal Sarinah, Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Klojen.

Sebagai informasi, tidak jauh dari lokasi jalan tersebut sedang berlangsung kegiatan Haul Akbar dan Harlah ke-78 Ponpes Darul Hadits Al-Faqihiyyah.

"Parkiran motor ditarik Rp 5 ribu. Parkir diarahkan di trotoar Mal Sarinah. Tiketnya tiket parkir mobil," keluh akun @kuropros dalam postingannya tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengungkapkan, pihaknya telah mengetahui adanya postingan tersebut.

"Sesuai ketentuan yang berlaku dan berjalan, kegiatan (Haul Akbar) itu bersifat insidentil. Insidentil sesuai ketentuan Perda, bahwa roda dua adalah Rp 3 ribu dan roda empat adalah Rp 5 ribu sekali parkir," jelasnya.

Ia mengungkapkan, apabila ada masyarakat yang mendapati oknum jukir yang mengenakan tarif parkir melebihi ketentuan, silakan untuk segera melapor ke Dishub Kota Malang

Salah satunya, dapat melapor melalui Direct Message (DM) Twitter @dishub_mlgkota.

"Tolong dengan sangat agar dapat memfoto oknum jukir tersebut. Petugas segera datang dan akan kami tindak," terangnya.

Apabila diingatkan tidak bisa dan tetap melanggar, maka Dishub Kota Malang akan langsung memberikan tindakan tegas.

"Apabila diingatkan tidak bisa dan tetap melanggar, tentu kita berikan tindakan tegas. Tindakan tegas itu dapat berupa mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) milik oknum jukir tersebut," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved