Berita Malang Hari Ini

Universitas Negeri Malang Dikunjungi UPGRIS untuk Belajar Pengelolaan PPG

PPG Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan dari Program Studi PPG Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Senin (20/2/2022)

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang/sylvi
PPG Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan dari Program Studi PPG Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Senin (20/2/2022) di di Gedung Sekolah Pascasarjana UM, A21 lantai 9 untuk benchmarking. Tujuannya untuk belajar pengelolaan PPG di UM. 

SURYAMALANG.COM |MALANG - PPG Universitas Negeri Malang (UM) menerima kunjungan dari Program Studi PPG Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Senin (20/2/2022) di di Gedung Sekolah Pascasarjana UM, untuk benchmarking. Kaprodi PPG UM, Dr Muhammad Alfan SPd MPd menyampaikan tentang menajemen pengelolaan PPG di UM.


"Pengelolaan PPG dilakukan berbasis digital, melalui layanan berbasis web  dan mengakomodasi LMS dari Kemdikbudristek. Selanjutnya pada tahun 2023, PPG UM UM membentuk divisi mutu untuk menguatkan mutu PPG UM,” kata Alfan. Dalam pertemuan itu juga membahas antara lain upaya peningkatan penelitian tindakan kelas (PTK), peningkatan publikasi artikel dan jurnal.


Serta gambaran pelayanan asrama, pembinaan kewirausahaan untuk mahasiswa PPG, Program pengelolaan alumni, tata kelola PPG, dan penjaminan mutu. Sedang Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana UM, Prof Dr Yusuf Hanafi SAg MFil I menjelaskan, awalnya Sekolah Pascasarjana UM seperti yang ada di UPGRIS yang menyelenggarakan banyak prodi.


"Namun sejak 2017 sesuai kebijakan UM, Pascasarjana UM hanya mengelola prodi-prodi yang interdisipliner, yaitu S2 dan S3 Pendidikan Dasar dan PPG. Untuk Program studi yang lain kembali ke fakultas,” papar Yusuf dalam rilis humas UM, Senin (20/2/2023). Sedang Asisten Direktur Program Pascasarjana UPGRIS, Dr Titik Haryati MSi yang sekaligus ketua rombongan menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan benchmarking.


Dikatakan Titik, pascasarjana UPGRIS baru 12 tahun.  Ia mengibaratkan angka itu sebagai usia lulusan SD. Sehingga perlu belajar ke UM lebih jauh. "Awalnya Pascasarjana UPGRIS hanya jurusan manajemen. Kemudian pada 2018 ada PPG, dan prodi-prodi lainnya. Selain untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG UPGRIS secara umum, kami ingin belajar secara khusus mengenai hal-hal teknis pengelolaan PPG di UM,” ujar dia.


Dikatakan, pihaknya sudah berusaha sebaik-baiknya untuk pengelolaan PPG sesuai arahan pemerintah. Tapi pada PTS ini ada beberapa kendala, terutama financial, karena sumber pemasukkan dari mahasiswa. Ditambahkan Alfan, sedini mungkin PPG UM telah menggararap akreditasi, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk penguatan MoU dan PKS.


Serta menginiasi Jurnal PPG, aktif dalam pemberitaan media cetak dan online serta mengembangkan penelitian pengembangan institusi untuk meningkatkan mutu manajemen PPG. Selain itu juga mengadakan pertemuan ilmiah rutin setiap tahun dalam international Seminar ICITEP (International Conference on Innovation and Teacher Profesionalism) dan lainnya. Sylvianita Widyawati

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved