Berita Malang Hari Ini
Belum Seminggu, Ponsel Milik Warga Singosari yang Hilang Kini Sudah Kembali
Belum ada satu minggu, ponsel milik Slamet Wachyudi (38) warga Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang sudah kembali,
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM | MALANG - Belum ada satu minggu, ponsel milik Slamet Wachyudi (38) warga Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang sudah kembali, setelah sempat dikabarkan hilang pada Kamis (23/3/2023).
Hilangnya ponsel milik Slamet sempat dilaporkan ke Polsek Singosari. Slamet mengaku kehilangan ponsel merek Redmi 8 warna merah miliknya saat bertransaksi di ATM Bank BRI di Kelurahan Peganten.
"Slamet mendatangi Polsek Singosari melaporkan jika ponsel miliknya telah hilang saat di ATM BRI," ungkap Kasihumas Polres Malang, IPTU Ahmad Taufik.
Saat di ATM, Slamet menaruh ponsel miliknya di atas mesin. Kemudian ia lupa dan pergi begitu saja meninggalkan ponsel miliknya.
Selang 15 menit, ia baru ingat jika ponselnya ketinggalan di ATM. Kemudian ia kembali mengecek ponsel ke ATM tersebut. Namun, ponselnya sudah tidak ada.
Usai menerima laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Singosari melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi yang ada di lokasi kejadian.
Hingga akhirnya, ditemukan posisi ponsel berada di tangan seorang pria dengan nama berinisial D yang berdomisili di Kota Batu.
"Petugas kemudian menghampiri D yang ada di rumahnya. Dan menanyakan perihal ponsel milik Slamet yang dibawanya," tegasnya.
D mengaku sempat kesulitan untuk mengembalikan ponsel itu karena kondisi ponsel yang terkunci.
Kini, ponsel telah dikembalikan kepada Slamet melalui istrinya di Polsek Singosari, pada Selasa (28/3/2023).
Menurut Taufik, kasus ini selesai sexaea Restorative Justice atau kekeluargaan lantaran tidak ada niat jahat dari D.
"Pihak korban juga tidak memepermasalahkan lebih lanjut terkait masalah ini," tukasnya.(isn)
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.