Berita Batu Hari Ini

Gedung SMPN 7 Kota Batu Senilai Rp 4,3 Miliar yang Baru Selesai Dibangun Rusak Sebelum Dipakai

Gedung SMPN 7 Kota Batu senilai Rp4,3 miliar yang baru diresmikan saat ini sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian sebelum digunakan.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
suryamalang.com/myu
Pihak Komisi C DPRD Kota Batu akan segera memanggil DPKPP Kota Batu. Komisi C menemukan kerusakan di beberapa bagian gedung SMPN 7 Kota Batu yang baru diresmikan akhir tahun lalu dan belum sempat digunakan 

SURYAMALANG.COM|BATU - Pihak Komisi C DPRD Kota Batu akan segera memanggil Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu.

Ini tak lepas dari temuan Komisi C terkait kerusakan yang terjadi di beberapa bagian gedung SMPN 7 Kota Batu. Gedung yang baru saja  diresmikan akhir tahun lalu ini sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian sebelum digunakan.

Padahal gedung tersebut dibangun dengan anggaran yang tak sedikit yakni Rp 4,3 miliar saat kepemimpinan Wali Kota Batu terdahulu, Dewanti Rumpoko.

Namun nyatanya kini beberapa bagian gedung seperti dinding mengalami retak dan paving depan sekolah sudah mulai rusak.

Untuk itu pihak Komisi C DPRD Kota Batu akan segera memanggil OPD terkait, kemudian nantinya agar dilakukan perbaikan oleh pihak ketiga.

“Inikan bangunan belum ditempati, tapi sudah ada kerusakan dibeberapa tempat. Tentu kami sayangkan dan harapan kami akhir Mei semuanya dapat tuntas sehingga Juni dapat digunakan. Kami minta DPKPP tegas untuk menegur pihak ketiga dan segera dilakukan perbaikan,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari kepada Suryamalang.com, Kamis (4/5/2023).

Sebelumnya Komisi C DPRD Kota Batu juga sudah memberikan catatan perbaikan usai melakukan sidak di Gedung SMPN 7 Kota Batu beberapa bulan lalu.

Dari hasil sidak yang dilakukan Komisi C menemukan beberapa titik pengerjaan yang dinilai kurang, sehingga harus diperbaiki pengembang.

Tujuh rekomendasi yang harus di perbaiki dan di selesaikan sebelum penerimaan murid baru diantaranya soal drainase induk yang hingga saat ini belum ada.

Kemudian pagar depan agar dilakukan perbaikan karena dinilai rentan ambrol dan tidak kuat. Kontruksi tendon bawah tanah dinilai kurang baik sehingga air hujan mudah masuk.

Selain itu konsep Green School yang diusung SMPN 7 Kota Batu tak nampak dalam perwujudannya.

Sayangnya dari bulan Februari hingga kini rekomendasi-rekomendasi itu tak digagas pengembang dan kini justru terjadi kerusakan dibeberapa bagian gedung lainnya.

“Jangan sampai ini nantinya dapat mengancam keselamatan para murid dan tidak nyaman saat digunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPKPP Kota Batu Bangun Yulianto menuturkan, pihaknya akan segera meminta pertanggung jawaban pengembang agar dilakukan perbaikan.

“Yang jelas kami akan meminta pertanggung jawaban kontraktor supaya segera diperbaiki karena untuk persiapan penerimaan peserta didik baru,” jelas Bangun Yulianto.(myu)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved