TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA
Aparat Adu Mulut Lawan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan yang Ingin Bertemu Jokowi di Malang
"Tadi saya mau ditangkap dari pihak kepolisian dan TNI, cuma pakai kaos bergambar kedua anak saya, nggak bawa tulisan, jalan saja mau ditangkap."
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Yuli A
Saat itu, para keluarga membawa foto korban Tragedi Kanjuruhan beserta tulisan yang berisikan aspirasi mereka.
Namun, dalam hal ini aparat justru melarang mereka membentangkan foto dan tulisan bahkan saat Jokowi belum sempat tiba di pasar.
"Ya, tadi sempat ramai , kita dihalang-halangi, ditarik-tarik. Kami ini ingin keadilan. Katanya ini mengganggu keamanan," ucapnya.
Atas kejadian yang ia alami hari ini beserta para keluarga korban lainnya, Devi berencana akan melaporkannya ke pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).(isn)
Foto/screeshoot video dari Devi Athok: Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan beradu mulut dengan aparat yang berjaga
Foto2: Devi Athok menunjukkan kaos bergambar kedua anaknya yamg meninggal dalam tragedi Kanjuruhan
Datang ke PN Surabaya, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Minta Terpidana Bayar Restitusi Rp 17,5 M |
![]() |
---|
DPRD Kabupaten Malang Sepakat Atas Tuntutan Keluarga Korgan Tragedi Kanjuruhan |
![]() |
---|
Tabur Bunga Iringi Doa Bersama Mengenang Dua Tahun Tragedi Stadion Kanjuruhan di Malang |
![]() |
---|
Dua Tahun Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Demonstran Gelar Aksi Damai Menyuarakan Usut Tuntas |
![]() |
---|
Begini Suasana Doa Bersama Aremania dan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan di Depan Gate 13 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.