Berita Malang Hari Ini

WAWANCARA EKSKLUSIF Rektor ITN, Awan Uji Krismanto: Interaksi dengan Mahasiswa Bikin Awet Muda

Awan Uji Krismanto ST MT PhD terpilih menjadi Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang periode 2023-2027.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin

SURYAMALANG.COM, MALANG - Awan Uji Krismanto ST MT PhD terpilih menjadi Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang periode 2023-2027.

Awan yang menyelesaikan pendidikan S1, S2 dan S3 di Teknik Elektro ini dilantik pada 1 Maret 2023.

Awan berlatar belakang dari keluarga guru SD dan SMP. Dia mengawali kariernya sebagai dosen PNS di perguruan tinggi swasta (PTS) yaitu dosen DPK, dosen yang diperbantukan khusus dan ditugaskan di ITN Malang.

Apa Awan pernah berpikir menjadi rektor? Berikut ini wawacara eksklusif wartawan SURYAMALANG.COM, Septyana Eka dengan Awan. Wawancara eksklusif ini juga dapat disaksikan di kanal YouTube Surya Malang.

Bagaimana dulu memutuskan ikut dalam pemilihan Rektor ITN Malang?

Jika sudah memutuskan menjadi pimpinan, maka ada tanggung jawab dan cita-cita untuk institusi.

Apa pernah Anda kepikiran menjadi rektor?

Terus terang untuk sampai ke titik ini, tidak ada referensi sejak awal. Semua mengalir begitu saja. Saya ingin bisa memberikan kontribusi pada institusi yang membesarkan saya. Saya ingin memberikan suatu kebaikkan.

Raihan hasil pendidikan di S1 sampai S2 mendapat cumlaude. Bagaimana caranya, dan apa tipsnya?

Saya belajar efektif saja. Bukan masalah durasi waktunya. Saya juga pernah belajar Sistem Kebut Semalam (SKS) sebagai mahasiswa waktu itu. Saya tidak belajar reguler. Ketika ada kesempatan, saya belajar efektif.

Tidak mustahil untuk mendapat sesuatu, asal konsisten, kerja keras, dan berdoa. Cumlaude itu bonus. Tapi sejak awal saya sudah bertekad memberikan yang terbaik. Prestasi itu akan muncul jika kita punya kompetensi, komitmen, dan kerja keras.

Sejak kapan Anda menjadi dosen?

Saya melamar menjadi dosen PNS yang diperbantukan di PTS sebagai dosen DPK pada 2005, dan diterima. Menjadi dosen itu menarik karena tidak hanya mengajar tapi juga meneliti dan melakukan pengabdian pada masyarakat. Ada interaksi juga dengan mahasiswa.

Saya kan suka main game. Saya rangkul mereka, dan main bersama. Kadang kami juga nongkrong di kafe, dan bisa saling sharing. Dosen menjadi karier yang dinamis dan menarik.

Menariknya apa?

Interaksinya dengan mahasiswa itu bikin awet muda. Mahasiswa ITN Malang dari Sabang sampai Merauke dengan perbedaan karakter budaya.

Sebagai dosen juga dipaksa mengembangkan riset, dan keilmuannya. Dosen juga belajar dari mahasiswa. Mereka itu cepat mengikuti perkembangan teknologi.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved