Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa ITN Raih Prestasi di Kejurnas Grasstrack GTX Region 3 Bali Nusra Putaran IV 2023

Mahasiswa S1 Teknik Mesin ITN Malang, Akbar Gaung meraup empat prestasi di Kejurnas Grasstrack GTX Region 3 Bali Nusra Putaran IV 2023

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
ITN Malang
Mahasiswa S1 Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang), Akbar Gaung meraup empat prestasi di Kejurnas Grasstrack GTX Region 3 Bali Nusra Putaran IV 2023 yang digelar di Sirkuit Lantan 459 Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (27/8/2023). Pemilik nama lengkap Abdul Hanif Akbar ini turun di enam kelas, tapi meraih empat kejuaraan. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Mahasiswa S1 Teknik Mesin Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang), Akbar Gaung meraup empat prestasi di Kejurnas Grasstrack GTX Region 3 Bali Nusra Putaran IV 2023 yang digelar di Sirkuit Lantan 459 Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (27/8/2023). Pemilik nama lengkap Abdul Hanif Akbar ini turun di enam kelas, tapi meraih empat kejuaraan. 

Yakni, juara 1 Kelas Bebek Modifikasi 4 Tak s/d 125cc Pro (Race 1), juara 2 Kelas Bebek Modifikasi 4 Tak s/d 125cc Pro (Race 2), juara 2 Kelas Trail Standar 4 Tak 155 cc Pro (Race 2), dan juara 3 Kelas Trail Standar 4 Tak 155 cc Pro (Race 1). Kejurnas Grasstrack ini dibuka Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahridan dan diikuti oleh 130 pembalap dari Bali, NTB, dan NTT. 

Akbar Gaung merupakan pembalap binaan Bupati Lombok Tengah dari Tim Lantan 459 Lombok Tengah. “Kelas tersulit bagi saya di kelas open. Sebab hampir semua peserta di kelas open berasal dari Pulau Jawa. Alhamdulillah berkat support semua pihak pada kejurnas kali ini bisa meraih prestasi lagi,” ujar Akbar dalam rilis humas ITN Malang, Selasa (29/8/2023).

Mahasiswa asal Sumbawa ini tidak mengalami kendala sepanjang balapan karena sangat paham dengan racing line yang ada di Sirkuit Lantan. Pasalnya semenjak Sirkuit Lantan selesai dibangun, ia menjadi pembalap yang pertama kali mencoba sirkuit dengan lintasan balap sepanjang 1,7 kilometer, dan 18 tikungan ini. 

“Saya yang pertama kali mencoba sirkuit. Saya sendiri sebagai tester sirkuit dan memberikan (informasi) kekurangan dan kelebihan sirkuit tersebut. Jadi, saya sudah hafal sekali karakter tanahnya,” ungkap cowok ini. Dikatakan, bagian Sirkuit Lantan yang menantang adalah pada jumpingan finish atau jumpingan terakhir. Dimana tempat tersebut kerap terjadi kecelakaan.

Ini yang membuatnya selalu lebih waspada saat melewatinya. “Sampai saat ini, alhamdulillah saya tidak ada kendala atau mengalami kecelakaan yang parah pada sirkuit Lantan 459,” ceritanya. Setiap menghadapi kejuaraan, ia selalu rutin berlatih, berolahraga di gym serta jogging. Ia juga menjaga stamina dengan diet nasi merah satu bulan sebelum kompetisi.

Diet nasi merah untuk menjaga asupan rendah kalori, namun padat gizi. Sehingga badan tetap terjaga karena berat badan pembalap harus aerodinamis, dengan berat badan tidak terlalu ringan atau berat. Sebelum ini, prestasinya di Kejurnas Grasstrack Region 3, Putaran II pada Juni 2023 lalu. Dimana ia meraih lima juara. Ia meraih prestasi di motocross sejak 2017.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved