Berita Viral

Definisi Salah Tapi Lanjut Part 2, Pelaku Foto Prewedding Bromo Bakal Laporkan Pihak Taman Nasional

Definisi salah tapi lanjut part 2, pihak pelaku foto prewedding yang sebabkan kebakaran Gunung Bromo bakal laporkan pihak taman nasional. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
Pihak foto prewedding sekaligus calon pengantin yang menyebabkan kebakaran Gunung Bromo dan sekitarnya bakal melaporkan pihak taman nasional.  

"Tidak ada papan imbauan saya sudah cek setelah kejadian kebakaran. Sekarang tampaknya sudah dilengkapi. Ini kelemahan petugas," urainya. 

Hasil foto prewedding di Bromo yang membuat bukit teletubbies kebakaran 1
Hasil foto prewedding di Bromo yang membuat bukit teletubbies kebakaran 1 (TikTok @jalankebromo)

Baca juga: Penyesalan YouTuber Pasang Implan Payudara, Tubuh Dipasangi Selang Usai Lakukan Operasi Pengangkatan

Baca juga: Video Mobil Polisi Kejar Mobil Brio Pelaku Tabrak Lari, Sampai Tabrak Pembatas Jalan, Terjadi 2 Kali

Mustaji menyebut kliennya tak bersikap cuek saat kebakaran terjadi.

"Tidak benar jika klien kami diam saja saat Padang Savana terbakar," katanya, Kamis (14/9/2023).

Dia melanjutkan, kliennya memadamkan api dengan menyiram air mineral kemasan dalam botol berukuran 1,5 liter.

Air mineral itu mereka bawa untuk persediaan air minum saat foto prewedding.

"Ada lima botol air mineral yang dibawa. Melihat api berkobar, klien kami buru-buru mengambil seluruh air mineral itu di dalam mobil lalu menyiramkannya ke kobaran api," terangnya.

Namun, saat kejadian angin bertiup kencang.

Ditambah lagi, rumput di Padang Savana dalam kondisi kering.

Hal tersebut membuat api cepat membesar hingga akhirnya merembet ke Bukit Teletubbies.

"Lima air mineral tak cukup lagi untuk memadamkan api. Sehingga klien kami tak bisa mengatasi kebakaran," urainya.

Sebelumnya, Kepala Seksi TNBTS Wilayah 1, Didit Sulistyo mengatakan pihaknya selalu melaksanakan patroli dan skrining di pintu masuk Gunung Bromo kepada para pengunjung.

Bukan hanya itu, BBTNBTS turut melakukan penggeledahan.

"Kami tak memperbolehkan masuk pengunjung yang berkegiatan di Gunung Bromo, seperti foto prewedding, jika tak mengantongi Simaksi. Kami tak segan menyita perlengkapan foto yang dibawa," tegasnya, Jumat (8/9/2023).

Dia menjelaskan, sebetulnya BBTNBTS sudah memiliki data beberapa wedding organizer (WO) freelance.

Mereka yang tercatat wajib bertanggungjawab jika terjadi sesuatu.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved