Berita Viral

Definisi Salah Tapi Lanjut Part 2, Pelaku Foto Prewedding Bromo Bakal Laporkan Pihak Taman Nasional

Definisi salah tapi lanjut part 2, pihak pelaku foto prewedding yang sebabkan kebakaran Gunung Bromo bakal laporkan pihak taman nasional. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
Pihak foto prewedding sekaligus calon pengantin yang menyebabkan kebakaran Gunung Bromo dan sekitarnya bakal melaporkan pihak taman nasional.  

Sedangkan untuk WO yang menyebabkan kebakaran di Padang Savana tidak masuk data freelance WO di TNBTS.

Terlebih, WO itu juga tidak mengurus Simaksi.

"Kami bersama kepolisian masih mendalami manajer WO dan lima pengunjung yang sebabkan kebakaran masuk dari pintu mana. Kami mengimbau kepada pengunjung untuk tidak membawa dan melakukan kegiatan yang dapat memicu kebakaran," terangnya.

Calon Pengantin Prewedding Minta Maaf

Kondisi Bromo hangus terbakar prewedding pakai flare
Kondisi Bromo hangus terbakar prewedding pakai flare (Instagram @lambe__danu)

Calon pengantin Hendra Purnama kini muncul meyampaikan permintaan maaf usai membuat heboh prewedding berujung kebakaran di gunung Bromo.

Permintaan maaf Hendra disampaikan di depan Romo Dukun Pandita, tokoh agama Tengger, dan para sesepuh, Jumat (15/9/2023).

Hendra yang didampingi calon istri da tim foto WO mengaku menyesal dan tidak ada unsur kesengajaan untuk membakar kawasan konservasi itu.

Bahkan menurut cerita Hendra, ia dan tim sempat berusaha memamdamkan api dengan menggunakan lima botol air mineral.

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, permohonan maaf ini kami khususkan kepada eluruh masyarakat Suku Tengger, kepada Tokoh Adat Tengger, tak lupa kami juga sampaikan kepada Bapak Presiden dan Wakilnya, kepada seluruh jajaran menteri dan kabinet, pemerintah Provinsi Jawa Timur, kepada pemerintah daerah, dan segenap seluruh masyarakat Indonesia,"

"Tentunya kejadian ini tidak sengaja, pada saat kejadian kami berusaha memadamkan salah satunya dengan air mineral botol," kata Hendra dikutip dari video di akun Instagram Lambe_turah Jumat (15/9/2023).

Namun usaha tersebut gagal hingga membuat api berkobar besar.

Hendra mengatakan pada saat itu api tidak padam karena angin bertiup cukup kencang.

Rumput yang kering juga membuat api semakin cepat menyebar.

"Kami semua tidak dapat memadamkan, semoga ini jadi pelajaran bagi kami,"

Dalam permintaan maaf ini, Hendra mengaku berjanji tidak akan mengulangi kesalahan fatal tersebut.

"Selanjutnya kami berjanji tidak akan mengulangi dan akan lebih berhati-hati," kata Hendra.

Terakhir, Hendra menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada petugas yang terlibat dalam proses pemadaman kebakaran Gunung Bromo.

"Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," ucapnya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved