Berita Malang Hari Ini

Tim Mahasiswa ITN Malang Bikin Usaha Kaus Oblong Bergambar Dewa-Dewi Mitologi

Mereka dibimbing oleh dosen Nurlaily Vendyansyah ST MT. Keunikan kaos oblong mereka yaitu bergambar dewa-dewa mitologi atau mythical gods

ITN Malang
Tim mahasiswa ITN Malang dari prodi S1 Teknik Informatika membuat usaha dengan produk kaus oblong. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tim mahasiswa Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) dari prodi S1 Teknik Informatika membuat usaha dengan produk kaus oblong yang didanai lewat Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) pada 2023.

Mereka adalah Miftakhussurur Al Maliki (angkatan 2021), Yonanda Haryono (angkatan 2021), Marie Pangestu (angkatan 2021) dan Yoenyeta Aura Yasmine (angkatan 2022).

Mereka dibimbing oleh dosen Nurlaily Vendyansyah ST MT. Keunikan kaos oblong mereka yaitu bergambar dewa-dewa mitologi atau mythical gods.

Salah satu pakaian yang banyak diminati masyarakat adalah kaos oblong atau biasa disebut T-shirt. Kausnya tidak memiliki kancing, kerah ataupun saku dan biasanya berbahan katun atau polyester atau gabungan keduanya.

"Kami ingin menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada anak muda dengan membuat UMKM. Nah, produk yang paling laris menurut kami adalah kaus oblong. Karena pakaian ini hampir digunakan oleh semua orang atau semua kalangan," kata Miftakhussurur Al Maliki selaku ketua tim PKM kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (15/10/2023).

Mengangkat tema iti karena diharapkan bisa memberikan informasi bagi kaum muda agar lebih mengenal sejarah yang begitu beragam di dunia.

Desain di setiap kaosnya memiliki cerita. Mulai dari cerita mitologi Mesir, Indonesia dan mitologi lainnya. Ada dua desain yang mereka rilis yaitu menampilkan dua karakter Re Atum sebagai mitologi dewa Mesir Kuno dan Nyi Roro Kidul legenda yang sangat populer pada masyarakat di Pulau Jawa.

"Keunikan lannya adalah produk kami dapat di scan melalui aplikasi mobile yang kami bangun dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR)," papar Mifta.

Saat ini aplikasi ini sedang dalam proses upload ke playstore lewat aplikasi bernama "MYTHICAL GODS". Sehingga desain kaos dalam bentuk 3D yang menampilkan cerita dari dewa yang sesuai dengan desain kaos tersebut.

Disebutnya ini merupakan inovasi baru kami. Sedang bahannya lembut dan nyaman di badan, bahan sangat dingin dan tidak panas ketika digunakan karena memakai 100 persen cotton.

Sedang tintanya plastisol dan warna sablon yang digunakan sangat baik dan berkualitas. Ia menyebut  hasil sablon tidak luntur, tidak pudar, dan tidak mudah pecah sehingga desain sablon akan bertahan lama dan awet. Kemasan tiap item disimpan dalam box sehingga memberi kesan tidak murahan.

"Kaus ini juga mampu menyentuh konsumen dari segi budaya. Kami yakin belum ada desain seperti ini," bebernya.

Sedang Marie Pangestu menambahkan, kaos ini dibanderol dengan harga Rp 115 ribu per buah. Harganya dipandang menjangkau di pasaran. Untuk pemasaran, mereka memanfaatkan digitalisasi dalam promosi dan pemasaran. Seperti di market place Shopee. Serta promosi melalui media sosial Instagram, Tiktok, dan WhatsApp.

"Alhamdulillah hingga saat ini di marketplace sudah laku terjual," tambah Marie Pangestu.

Untuk produksi kaos ini, mereka kerja sama dengan salah satu vendor dari Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta. Alasannya karena vendor tersebut mampu memproduksi kaos sesuai spesifikasi yang mereka inginkan dengan harga yang kompetitif.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved