Berita Malang Hari Ini

Kenaikan Harga Barang dan Jasa di Kota Malang Capai 0,26 Persen pada Oktober 2023

Ada beberapa komoditas yang mempengaruhi terjadinya inflasi di Kota Malang. Di antaranya, seperti kenaikan harga beras, dan penyesuaian harga Pertamax

Penulis: Benni Indo | Editor: Yuli A
benni indo
Keterangan pers BPS Kota Malang dengan Pemkot Malang mengenai inflasi yang terjadi di Kota Malang pada Oktober 2023. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa di Kota Malang berada di angka 0,26 persen pada Oktober 2023. Angka inflasi bulanan itu mengalami kenaikan dibandingkan pada September sebelumya yakni 0,18 persen. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini mengatakan, kondisi inflasi di Kota Malang tergolong terkendali dengan baik. Ada beberapa komoditas yang mempengaruhi terjadinya inflasi di Kota Malang. Di antaranya, seperti kenaikan harga beras, dan penyesuaian harga bensin Pertamax.


Harga beras cenderung terkendali saat ini. Sedangkan kenaikan harga bensin mempengaruhi stabilitas kebutuhan harga komoditas lainnya. 
 
"Kalau kondisi November sudah mulai melandai, berarti memang ada beberapa upaya dari pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah yang langsung terjun ke lapangan. Stok beras tidak kurang karena dibantu Bulog. Jadi kolaborasi seperti itu yang menguatkan Kota Malang sehingga inflasi bisa terkendali," kata Erny Rabu (1/11/2023). 


Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, Pemkot Malang berkomitmen untuk menjaga angka inflasi saat ini. Hal itu dilakukan dengan berbagai macam upaya, yang salah satunya melalui kegiatan operasi pasar. 


"Sampai dengan kemarin kita selalu operasi pasar, dengan Bulog, seminggu yang lalu di Dinoyo, kita akan segera, karena perintah Pak Presiden mungkin besok dengan TPID kita akan ke pasar, kita tetap cek harga, menjaga agar tidak naik," katanya. 


Selain itu, untuk menekan angka inflasi, Pemkot Malang juga akan terus menggelar operasi pasar. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. 


Rencana kegiatan Pasar Murah selanjutnya akan dilakukan pada akhir November ini. Kegiatan itu akan dilakukan di seluruh lima kecamatan yang ada di Kota Malang.  Warga Kota Malang, terutama yang kurang mampu bisa membeli kebutuhan pokok di Pasar Murah dengan harga lebih murah. 


"Kami lakukan pada saat akhir-akhir bulan, menjelang natal dan tahun baru, nanti kita lakukan untuk mengantisipasi inflasi yang tinggi. Sehingga, kita akan lakukan akhir November menjelang Desember," katanya. 


Sebelumnya, kegiatan Pasar Murah telah dilakukan di Kota Malang beberapa kali. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu membantu untuk menekan angka inflasi


"Beberapa kali sudah dilakukan pasar murah, bekerjasama dengan Bulog, kemudian lainnya, sudah keliling. Ya bisa membantu mengurangi angka inflasi, tetapi belum seluruhnya," katanya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved