Berita Viral

Rincian Anggaran Pembangunan Masjid Rp 12 M Viral, Genteng Rp 1,2 Juta Per Biji, Bata Rp 800 Ribu

Berikut ini beberapa rincian anggaran pembangunan masjid Rp 12 M yang menjadi viral di media sosial. Harga genteng RP 1,2 juta per biji.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
Tribunnews
Rincian Anggaran Pembangunan Masjid Rp 12 M yang Viral, Genteng Rp 1,2 Juta Per Biji, Bata Rp 800 

SURYAMALANG.COM - Berikut ini beberapa rincian anggaran pembangunan masjid Rp 12 M yang menjadi viral di media sosial. 

Diketahui pembangunan masjid Rp 12 M yang menjadi viral itu terjadi di Pekalongan Jawa Tengah. 

Selain nominalnya yang fantastis, rincian anggaran dalam proposal sumbangan yang beredar pun tidak masuk akal. 

Bahkan disebutkan jika harga genteng capai RP 1,2 juta perbiji dan juga harga bat bata Rp 800 ribu per biji.

Lebih mengejutkan lagi, tukang ditulis hanya ada satu orang saja.

Ya, heboh di media sosial, proposal sumbangan pembangunan masjid di Pekalongan buat publik melongo dengan anggarannya.

Dalam proposal yang viral itu anggaran pembangunan masjid mencapai Rp 12 miliar lebih.

Material bangunan yang dicantumkan harganya juga bikin publik terkejut.

Rincian Anggaran Pembangunan Masjid Rp 12 M yang Viral, Genteng Rp 1,2 Juta Per Biji, Bata Rp 800
Rincian Anggaran Pembangunan Masjid Rp 12 M yang Viral, Genteng Rp 1,2 Juta Per Biji, Bata Rp 800 (Tribunnews)

Baca juga: Kisah Mbah Sukarti Tinggal di Kolong Jembatan 40 Tahun, Diejek Miskin, Keluarga Malu Saat Menjenguk

Baca juga: Alasan Cari Uang, Emak-emak Asik Live TikTok Meski Bayinya Kejang dan Meninggal, Takut Diblokir

Misalnya batu bata merah disebutkan harga satuannya mencapai Rp 800 ribu per biji, genteng  Rp 1,2 juta per biji.

Apabila kedua item itu ditotalkan mencapai Rp 6 miliar.

Namun, anehnya pembangunan Masjid Nurul Huda itu dalam proposal hanya melibatkan satu tukang dengan ongkos hanya Rp 220 ribu.

IDiketahui, alamat kantor sekretariat pembangunan masjid tersebut berada di Desa Jetak Kidul RT III RW VI, Kelurahan Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.

Kepala Desa Jetak Kidul, Muhammad Sidik mengatakan, proposal yang viral di media sosial itu adalah tidak benar dan penipuan.

Sidik membenarkan bahwa di desanya tengah membangun masjid dengan nama yang sama seperti di proposal viral yaitu Nurul Huda.

Akan tetapi, ia menyebut pemerintah desa tidak pernah mengusulkan propsal sumbangan seperti foto yang tersebar di media sosial.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved