Berita Malang Hari Ini

Pendukung Wahyu Kenzo Demo di Depan PN Kota Malang

Garda Koperasi Ekosistem Niaga Digital Indonesia (Garda Kendi) demo di depan Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang, Rabu (10/1).

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Garda Kendi menggelar aksi dukungan untuk Wahyu Kenzo di depan PN Kota Malang, Rabu (10/1). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Garda Koperasi Ekosistem Niaga Digital Indonesia (Garda Kendi) demo di depan Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang, Rabu (10/1).

Demo ini sebagai dukungan untuk Wahyu Kenzo yang menjadi terdakwa kasus investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG).

Saat demo, sekitar 140 orang membentangkan banner berukuran besar dengan foto terdakwa yang memiliki nama asli Dinar Wahyu Saptian Dyfrig. Demonstran juga membagikan bunga ke pengguna jalan.

Korlap Garda Kendi, Hadiyanto mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk dukungan kepada Wahyu Kenzo. "Selama ini banyak member yang mendukung kelangsungan ATG. Sesuai fakta persidangan, ATG itu adalah benar-benar trading dan bukan skema Ponzi seperti yang dituduhkan. Ini bisa dibuktikan dari mutasi sementara database server induk akun seluruh member ATG. Jumlah deposit seluruh member sekitar Rp 9 triliun, namun jumlah withdraw (penarikan) member telah mencapai Rp 11 triliun," kata Hadiyanto kepada SURYAMALANG.COM.

Hadiyanto menjelaskan sudah banyak member yang merasakan manfaat dari bisnis ATG. Menurutnya, bisnis ini sangat membantu perekonomian di masa pandemi Covid-19.

"Mayoritas member merasakan manfaat bisnis ATG. Saat semua sektor usaha tidak berjalan normal selama pandemi Covid-19, keberadaan ATG membuat kami bisa bertahan dan membantu perekonomian kami," imbuhnya.

Hadiyanto berharap ATG tidak diblokir dan dapat kembali beroperasi seperti sediakala. "Kami minta buka blokir agar kami bisa menarik data, dan ekosistem AG bisa berjalan lagi," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved