Berita Viral

Kronologi Pegawai Puskesmas Ngamuk dan Tolak Pasien BPJS Viral, Kepala Puskesmas Klarifikasi

Beginilah kronologi pegawai Puskesmas ngamuk ke pasien BPJS yang viral di media sosial. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
Instagram
Kronologi Pegawai Puskesmas Ngamuk dan Tolak Pasien BPJS Viral 

Sementara itu, dalam video lainnya terlihat Kepala Puskesmas memberikan penjelasan bahwa pasien seharunya bisa dilayani meski hanya membawa KTP saja.

Ia mengatakan akan segera memanggil dan memberi penjelasan kepada puskesmas yang tengah viral saat ini.

Unggahan itu pun kini semakin viral dan menuai beragam komentar dari warganet.

Tak sedikit warganet yang menyayangkan pelayanan yang diberikan pegawai puskesmas Tanjung Marulak Tebing Tinggi tersebut.

“Perjuangan rakyat kecil, untuk menikmati fasilitas kesehatan aja harus drama dulu, mungkin petugas puskesmas nya juga taat prosedur,kalo mau periksa harus bawa kartu BPJS, belum lagi minta rujukan ke faskes diatasnya...huh.. sulit,” tulis @nowodjati.

“Pengalaman saya. Ketika berobat ke klinik dan saya lupa bawa kartu BPJS, orang klinik minta ktp, ada juga yg bertanya kalau ada yg bisa dihubungi keluarganya tolong antarkan kartu BPJS. Ke ksini(klinik)

Klo perempuan yg di video asli SDM rendah dan perlu di PHK,” tulis @edi231665.

“Ini menyakitkan dan mengecewakan kita2yg susah rutin bayar, oknum ini mau enaknya,” tulis @dmasjuli.

Baca juga: Sifat Verawati Guru SD Dipecat via WA Dibongkar Kepsek, Bukan Karena Lulusan D2, Tapi Karena Hal Ini

Baca juga: Sosok Jeni Istri Caleg Ngaku Jarang Dinafkahi, Viral Cekcok dengan Ibu Mertua Gegara Gaji Suami

Artikel TribunJabar.id 'Viral Video Pegawai Puskesmas Ngamuk hingga Tolak Pasien'.

Kepala Puskesmas Tebingtinggi Klarifikasi

Kepala Puskesmas Tanjung Marulak di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, dr Kurniadinata buka suara soal adanya video viral yang memperlihatkan pegawainya menolak pasien yang tidak memiliki BPJS kesehatan.

Saat dihubungi, Minggu (21/1/2024), dr Kurnia mengatakan peristiwa itu terjadi ketika dirinya tengah rapat.

Setelah mendengar kabar tersebut, dirinya memintai keterangan pegawainya soal aksi penolakan warga tanpa BPJS kesehatan tersebut.

"Jadi setelah dimintai keterangan, ternyata warga tersebut hanya membawa kartu berobat. Beliau tidak punya kartu BPJS dan tidak bawa KTP. Tidak seluruhnya seperti video yang beredar," kata dr. Kurnia.

Kurnia mengatakan, apabila yang bersangkutan tidak memiliki BPJS, layanan kesehatan tetap bisa diterima asal membawa KTP untuk meyakinkan tenaga kesehatan mengambil langkah medis.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved