Berita Malang Hari Ini
Volume Sampah di TPA Supiturang Tiba-tiba Naik 30 Persen
Volume sampah yang masuk ke TPA Supiturang, Kota Malang melonjak drastis akhir-akhir.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Volume sampah yang masuk ke TPA Supiturang, Kota Malang melonjak drastis akhir-akhir.
Jumlah sampah yang biasanya 500 ton per hari tiba-tiba naik menjadi 700 ton per hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Wijaya mengatakan jumlah sampah yang masuk ke TPA Supit Urang naik antara 20-30 persen. Atau dari sekitar 500 ton menjadi 700 ton per hari.
"Kami menduga ada sampah ilegal yang masuk ke TPA Supiturang," kata Noer kepada SURYAMALANG.COM, Senin (5/2).
DLH akan memperketat pengawasan pada truk sampah yang masuk TPA Supiturang. DLH memasang stiker khusus ke truk yang boleh masuk ke TPA yang berlokasi di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun tersebut.
Pemasangan stiker khusus ini untuk mengantisipasi adanya pengangkut sampah liar yang masuk ke TPA Supit Urang. DLH melarang truk sampah yang tidak memiliki stiker tersebut masuk ke TPA.
DLH menyiapkan empat jenis stiker khusus yang dipasang di truk, yaitu stiker khusus untuk truk DLH, truk dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, truk sampah lingkungan terdampak, dan truk transporter swasta atau lembaga.
"Perinciannya, truk DLH ada 49 stiker, truk Diskopindag ada 11 stiker, 10 stiker untuk truk dari lingkungan terdampak, dan 10 stiker untuk truk transpoter swasta atau lembaga," tambahnya.
DLH juga akan memperkuat pendataan jumlah atau tonase sampah dari truk pengangkut sampah yang masuk ke TPA Supiturang.
"Truk yang masuk ke TPA akan ditimbang, jumlah sampahnya sama atau justru lebih banyak. Kendaraan yang tidak memiliki register atau nomor lambung tidak bisa masuk TPA," imbuhnya.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.