Berita Malang Hari Ini

Iva Roudhotul Rohmah Lulusan Terbaik Teknik Informatika ITN Malang Bikin Game Petualang

Iva Roudhotul Rohmah adalah lulusan terbaik Teknik Informatika Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dalam wisuda ke 71, Sabtu (20/4/2024).

|

SURYAMALANG.COM, MALANG - Iva Roudhotul Rohmah adalah lulusan terbaik Teknik Informatika Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dalam wisuda ke 71, Sabtu (20/4/2024).

Iva Roudhotul Rohmah meraih IPK 3.94. Skripsinya membuat game petualang. Ia memanfaatkan beasiswa KIP Kuliah sehingga selesai studi dengan waktu 3,5 tahun dengan IPK 3,94. Ia menggunakan engine unity membuat game petualangan “Adventure of Ruvy Fox” berbasis Android.

Game ini memiliki kecerdasan FSM (Finite State Machine) untuk membuat perilaku cerdas untuk karakter pemain dan karakter musuh NPC (Non-Player Character).

Perancangan Adventure of Ruvy Fox merupakan sebuah game side-scrolling yang menampilkan petualangan rubah melawan monster untuk menjaga keseimbangan alam. Terdiri dari tiga level dan dimainkan oleh satu pemain dan bersifat online.

Ia menuangkan idenya dalam judul skripsi “Penerapan Metode Finite State Machine Pada Game 2d “Adventure of Ruvy Fox” Berbasis Android”.

Dikatakan dia,  game “Adventure of Ruvy Fox” menampilkan petualangan seekor rubah yang berusaha mempertahankan keseimbangan alam dengan melawan makhluk-makhluk yang merusak lingkungan. Game ini sangat menarik karena animasinya.

Termasuk animasi saat karakter mengambil koin dan ceri, saat dia jatuh ke dalam air, dan saat dia menyundul peti.

“Desain game sebelumnya kurang menarik, jadi saya menambahkan animasi agar game lebih menarik. Ada rintangan dan strategi untuk menyelesaikan tiap level rintangan yang ada. Targetnya untuk semua kalangan, dengan berusia 10 tahun ke atas,” kata Iva Roudhotul Rohmah dalam rilis humas ITN Malang, Sabtu (20/4/2024).

Ketertarikannya membuat game untuk skripsi berawal dari Iva yang suka bidang desain. Sementara di teknik informatika diharuskan bisa membuat coding. Untuk itu Iva memutuskan membuat game dengan coding dan desain animasi.

“Membuat game untuk riset memerlukan waktu yang lama. Tapi saya ingin membuat skripsi hasil saya sendiri tanpa mengambil karakter dari luar. Maka saya desain sendiri game-nya. Paling lama saat proses mendesain, kalau untuk membuat game sendiri membutuhkan waktu sekitar 3 bulan,” tuturnya.

Hasil pengujian menyatakan tingkat keberhasilan 100 persen untuk seluruh aspek permainan, termasuk pemain, musuh seperti jamur, tikus, dan landak, serta kondisi musuh Dino. Fungsi FSM pada pemain dan musuh beroperasi sesuai dengan yang diinginkan dalam berbagai situasi. Ia telah melakukan uji kegunaan kepada 27 responden dengan rentang usia 10-15 tahun dan 20 tahun. 

Dari uji kegunaan menunjukkan skor System Usability Scale (SUS) sebesar 68,79 dengan kategori “Ok” atau C. Menandakan bahwa game ini dianggap dapat digunakan dengan baik oleh pemain.

Pengujian black box juga menunjukkan keberhasilan 100 persen untuk semua menu yang ada. Pengembangan yang disarankan adalah menambah fitur multiplayer, animasi pada layar cutscene, dan pemanfaatan koin dalam permainan menjadi potensi tambahan yang dapat meningkatkan daya tarik dan pengalaman bermain game secara keseluruhan.

Kuliah dengan masa studi 3,5 tahun menjadi target Iva sejak awal. Sebagai penerima KIP Kuliah beasiswa KIP menurutnya sangat membantu untuk biaya pendidikan dan makan. “Sebenarnya juga untuk mengurangi biaya kos juga.

Soalnya rumah saya di Kepanjen Kabupaten Malang. Jika ke kampus pergi-pulang jaraknya jauh dan lelah. Kuliah inipun saya masih dibantu kakak,” ungkap putri pasangan Alkum Usnadi (alm), dan Titik Ni'ayah ini.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved