Kecelakaan Maut di Coban Trisula Malang

Bupati Malang Tinjau Lokasi Kecelakaan Maut Toyota Fortuner di Jalur TNBTS, Sementara Pagar Ban

Dinas Perhubungan Kabupaten Malang akan pasang rambu-rambu lalu lintas, lampu peringatan dan batasan kecepatan serta dinding jalan

|
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Pemkab Malang
Bupati Malang, Sanusi meninjau lokasi kecelakaan di Jalur TNBTS Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Kamis (16/5/2024) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bupati Malang, Sanusi, meninjau lokasi kecelakaan maut yang menewaskan empat orang penumpang mobil Toyota Fortuner di jurang Jalak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Kamis (16/5/2024).

Peninjauan dilakukan di jalur rawan terjadinya kecelakaan. Meliputi Jurang Lajeng, Jalan Wedi Ireng, dan Jalan Peteteh.

Baca juga: Evakuasi Dramatis Kecelakaan Maut di Coban Trisula Malang, Ini Identitas Korban Meninggal dan Luka

Sanusi menyampaikan untuk sementara waktu upaya yang dilakukan adalah memasang pembatas jalan seadanya.

Pembatas jalan tersebut terbuat dari bambu dan ban bekas.

"Diharapakan nanti pengendara yang melewati jalur Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memiliki kesadaran untuk berhati-hati," jelas Sanusi.

Kemudian, rencana dekat yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang yakni memasang rambu-rambu rawan kecelakaan.

Pemasangannya nanti melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Malang.

Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan maut mobil jenis Toyota Fortuner dengan nomor polisi (nopol) B 1683 TJG yang terjun di jurang kawasan hutan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (14/5/2024). Akibat kejadian kecelakaan tersebut mengakibatkan empat korban meninggal dunia dan lima penumpang mengalami luka-luka
Petugas kepolisian melakukan olah TKP kecelakaan maut mobil jenis Toyota Fortuner dengan nomor polisi (nopol) B 1683 TJG yang terjun di jurang kawasan hutan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (14/5/2024). Akibat kejadian kecelakaan tersebut mengakibatkan empat korban meninggal dunia dan lima penumpang mengalami luka-luka (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

“Ini nanti melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Malang akan dipasangkan rambu-rambu lalu lintas, lampu peringatan dan batasan kecepatan serta dinding jalan," urainya.

Untuk pemasangan ini, kemungkinan paling cepat dikakukan tahun ini. Yakni pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

Sementara untuk jangka panjangnya, dikatakan Sanusi, jalut TNBTS akan dilebarkan. Namun pelebaran memerlukan koordinasi dengan TNBTS dan Kementerian PUPR.

"Selebihnya, kami mengimbau kepada pengendara terutama pengguna motor matic agar lebih berhati-hati saat melewati jalan turunan dikarenakan kampas res yang mudah panas dan mengakibatkan rem blong,” tukasnya.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved