Breaking News
Senin, 13 April 2026

Ibadah Haji 2024

Melihat dari Dekat Ngaji Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi

Selain menjadi pengisi kajian, Ariful juga sibuk menulis. Karya bukunya antara lain  Ziarah Madinah dan Keutamaannya serta Untukmu Wahai Tamu Allah.

Penulis: M Taufik | Editor: Yuli A
m taufik
Suasana kajian Islam berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi yang terlihat paling ramai dibanding lokasi kajian-kajian lainnya 

Selain menjadi pengisi kajian, Ariful juga sibuk menulis. Karya bukunya antara lain  Ziarah Madinah dan Keutamaannya serta Untukmu Wahai Tamu Allah. Buku itu ia tulis bersama Ustaz Abu Yusuf. 

SURYAMALANG.COM, MADINAH – Ada sejumlah pengajian yang digelar di Masjid Nabawi setiap habis salat Maghrib. Salah satunya pengajian berbahasa Indonesia yang terletak di dekat pintu 19 masjid di Kota Madinah tersebut. 

 


Dibanding beberapa lokasi pengajian lain yang digelar pada waktu bersamaan di sana, pengajian yang diasuh oleh ustaz Dr Ariful Bahri MA ini terbilang paling ramai jemaahnya. 

 

 


Mungkin karena jemaah haji Indonesia juga jumlahnya paling banyak dibanding negara-negara lain. Ditambah lagi kebiasaan warga Indonesia yang suka mengaji. 

 

 


“Sambil mengisi waktu menunggu salat isyak. Sekaligus menambah wawasan tentang ibadah haji,” kata Imam, jemaah haji Indonesia yang ikut mengaji, Sabtu (25/5/2024) malam kemarin. 

 

 


Ya, tema kajian kali ini memang seputar haji. Ustaz Ariful Bahri menjelaskan tentang proses berhaji, sejarah, tata cara, hingga hal-hal yang dilarang dan harus dipatuhi jemaah saat menunaikan ibadah haji. 

 

 

Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved