Berita Probolinggo Hari Ini

Update Kasus Pelajar Bacok 2 Polisi di Probolinggo, Ringkus Ketua dan Provokator Tawuran Geng Motor

#PROBOLINGGO = Ketua geng motor Gaza sedang berulang tahun sehingga akan merayakan ulang tahunnya dengan tawuran.

Editor: Yuli A
Ahsan Faradisi
Ketua geng motor (baju tahanan nomor 02) dan anggota geng motor yang bawa celurit diperiksa penyidik Satreskrim Polres Probolinggo Kota. 

#PROBOLINGGO = Ketua geng motor Gaza sedang berulang tahun sehingga akan merayakan ulang tahunnya dengan tawuran.

Reporter: Ahsan Faradisi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kasus pelajar bacok polisi di Probolinggo menyingkap fenomena brutal di kota kecil tepi pantai utara Jawa Timur itu. 

Dari 23 anggota geng motor yang terlibat tawuran hingga membacok dua anggota Polres Probolinggo Kota, dua di antaranya merupakan ketua geng motor dan pembawa senjata tajam (sajam).

Keduanya adalah M Hafiz (19) warga Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo sebagai ketua geng motor Gaza dan M Bagus (19) warga Kabupaten Lumajang yang membawa celurit, namun tidak digunakan untuk membacok.

Sebelum terlibat tawuran, puluhan anggota geng motor Gaza, Selatan Society, Gaztak dan Gukguk terlebih dahulu berpesta minuman keras (Miras) di Taman Maramis Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

"Memang rencananya geng motor ini akan tawuran dengan geng motor All Star, namun sebelum terjadi kami sudah mencium, sehingga tawuran antar Geng motor ini tidak terlaksana," kata Kasi Humas, Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, Senin (3/6/2024).


Dalam pemeriksaan puluhan anggota geng motor ini, menurut Iptu Zainullah, diketahui jika M. Hafiz merupakan Ketua geng motor sekaligus menjadi provokator rencana penyerangan kepada geng motor rivalnya.


"Perkumpulan ini juga atas pemberitahuan ketua geng motor melalui media sosial. Sedangkan satu lagi merupakan anggota geng motor yang membawa sajam jenis celurit tapi tidak sampai digunakan," terangnya.

Sedangkan motif rencana penyerangan, lanjut Iptu Zainullah, adanya bibit permusuhan. Kemudian, ketua geng motor Gaza sedang berulang tahun sehingga akan merayakan ulang tahunnya dengan tawuran.

"Namun rencana tawurannya berhasil kami cium dan deteksi. Sehingga, tawuran antar geng motor tidak terjadi, sampai berujung adanya dua anggota Polres Probolinggo Kota kena sabetan celurit milik salah satu anggota geng motor," pungkasnya.

Diketahui, dua anggota Polres Probolinggo Kota menjadi korban pembacokan oleh Genk Motor yang tawuran, Sabtu (1/6/2024) malam. Mirisnya, pelaku masih anak di bawah dan berstatus sebagai pelajar.


Kedua anggota Polres Probolinggo Kota yang jadi korban pembacokan adalah Bripda AFF dan Bripda ARK. Dalam insiden ini, pelaku berinisial AI (17) warga Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.


Pembacokan anggota Polres Probolinggo Kota itu terjadi sekitar pukul 22.00 Wib di jalan W.R Supratman, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Pelaku yang masih berstatus pelajar saat ini sudah diamankan. 


Akibat sabetan celurit itu, membuat dua anggota Polres Probolinggo Kota mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke RSUD dr Moh Saleh untuk perawatan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved