Berita Surabaya Hari Ini

Kondisi Anak Dini Tak Pernah Dapat Santunan Kini Ronald Tannur Bebas, Keluarga Pilu: Buka Hati!

Kondisi anak Dini tak pernah dapat santunan kini Ronald Tannur pembunuh ibunya bebas, keluarga makin pilu: tolong buka hati!

|
KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL/Tiktok/bebyandine
Anak Dini (kanan) tak pernah dapat santunan kini Ronald Tannur (kiri) pembunuh ibunya bebas, keluarga makin pilu: tolong buka hati! 

"Dari awal kejadian tidak pernah ada berkunjung, walaupun hanya sekedar chat, sama sekali tidak ada," ungkap Ima. 

Ima pun memberikan pesan untuk Ronald Tannur yang kini sudah bebas dari tahanan.

"Kepada Ronald. tolong bukalah hatinya, soalnya Dini meninggalkan anak. Tolong dibuka hati. Anaknya korban ini kan laki-laki, dia juga laki-laki" ujar Ima. 

"Bagaimana jika dia di posisi anaknya, nyawa ibunya dihilangkan orang lain. Saya meminta pertanggungjawaban," lanjut Ima.

Sementara itu, dari catatan surya.co.id, beberapa hari setelah kasus ini mencuat, seseorang yang mengaku perwakilan keluarga Ronald Tannur mendatangi keluarga Dini Sera Afrianti di Sukabumi, Jawa Barat.

Keluarga Gregorius Ronald Tannur berdalih akan memberikan santunan kepada anak Dini Sera Afrianti yang kini harus menjadi piatu setelah ibunya meninggal.

Namun, ucapan pihak keluarga Ronald Tannur justru membuat murka keluarga Dini.

Adik almarhumah Dini, Elsa Rahayu (25), mengungkap kedatangan pihak Ronald Tannur itu sepekan setelah meninggalnya sang kakak.

Saat itu ada seorang laki-laki bersama orang yang dikenalnya datang ke rumah.

"Kemarin pagi ada yang datang ke saya. Bilang kalau saudaranya yang datang itu di sana (DPR RI) satu komisi sama ayahnya Ronald" ujar Elsa kepada Tribunjabar.id di rumahnya, Rabu (11/10/2023).

"Dia disuruh sama bapaknya Ronald untuk ketemu sama keluarga saya," lanjut Elsa. 

Baca juga: Perubahan Drastis Ponari Jombang Dulu Obati Pasien Pakai Batu Kini Jualan Online, Praktik Merosot

Elsa menuturkan, keluarganya akan diberikan santunan kalau mau bertemu dengan keluarga Ronald.

"Keluarga Ronald katanya mau ke sini, " tutur Elsa. 

Orang yang datang tersebut tidak menyebut ingin damai namun hanya mau membantu anak Dini dengan syarat tidak diketahui pihak kuasa hukum.

"Bukan ada embel apa-apa, katanya, buat bantu si dedek (anak Dini) saja. Cuma mau via transfer karena dalam jumlah besar. Tapi dilarang buat ngasih tahu pengacara" cerita Elsa.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved