Pilkada Malang 2024

Bukan Latifah Shohib, Sosok AG Ini Dianggap Paling Realitsis Dampingi Sanusi di Pilkada Malang 2024

Direktur PuSDek Asep Suriaman menyebut bukan Latifah Shohib sosok yang paling realitsis mendampingi M Sanusi di Pilkada Malang 2024. Mengapa?

Penulis: Purwanto | Editor: iksan fauzi
Kolase/Purwanto
Calon petahana di Pilkada Malang 2024, Sanusi dan Direktur Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PuSDek), Asep Suriaman. Asep menilai sosok yang paling realistis mendampingi Sanusi di Pilkada tahun ini bukan Latifah Shohib karena PKB dan PDI Perjuangan saling mengunci. 

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG – Direktur Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PuSDek), Asep Suriaman menyebut bukan Latifah Shohib sosok yang paling realitsis mendampingi M Sanusi di Pilkada Malang 2024 untuk saat ini.

Sanusi merupakan calon bupati (cabup) yang hingga kini belum mengumumkan sosok yang akan mendampinginya mengarungi pertarungan pemilihan bupati yang digelar serentak pada 27 November 2024.

Sekadar diketahui, Sanusi merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebelum berpindah ke PDI Perjuangan saat Pilkada Malang 2020.

Pada pilkada waktu itu, Sanusi diduetkan dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, yaitu Didik Gatot Subroto.

Berikut analisis Asep mengenai sosok yang realistis mendampingi Sanusi dan mengapa bukan Latifah.

Asep menyebut Sanusi paling realitis berpasangan dengan sosok kader PDI Perjuangan, yaitu Gunawan Wibisono atau akrab dipanggil Abah Gun alias berinisial AG.

Tak hanya itu, Asep menyarankan supaya PDI Perjuangan menduetkan Sanusi dengan sosok lainnya.

Baca juga: Respon PuSDek Terkait Wacana Duet Sanusi - Lathifah di Pilbup Kabupaten Malang 2024

Mengapa Asep menyebut pasangan Sanusi dengan Lathifah Shohib tak realistis?

Asep menganalisis sikap hati-hati PDI Perjuangan dalam mengusung pasangan calon.

Ia mengatakan, dinamika Pilkada Kabupaten Malang semakin menarik perhatian, mengingat sampai hari ini belum ada tanda-tanda satupun partai mengeluarkan rekomendasi.

"Termasuk PKB yang terlihat getol menggelorakan pasangan Sanusi-Lathifah ternyata sampai saat ini pun juga belum mengeluarkan rekomendasi," kata Asep, Senin (5/8/2024).

Asep menambahkan arus bawah dari PKB yang terkesan mendesak PDI Perjuangan mengeluarkan rekomendasi pasangan tersebut.

"Justru yang terjadi arus bawah PKB terkesan mendesak PDI Perjuangan merekom pasangan Sanusi-Lathifah," tambahnya.

Asep menuturkan, dalam kondisi sekarang ini prinsip kehati-hatian memang perlu diutamakan oleh PDI Perjuangan.

Menurut Asep, wajar saja jika DPP PDI Perjuangan berpikir keras dengan munculnya gagasan memasangkan Sanusi-Lathifah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved