Kondisi Andi Mahasiswa Pendemo UU Pilkada Terancam Buta, Bola Mata Kena Lemparan Batu saat Bentrok

Kondisi Andi mahasiswa pendemo UU Pilkada terancam buta, bola mata rusak kena lemparan batu saat bentrok, begini kronologinya.

|
Youtube KOMPASTV
Massa aksid di Bandung. Kondisi Andi Mahasiswa Pendemo UU Pilkada Terancam Buta, Bola Mata Kena Lemparan Batu saat Bentrok 

SURYAMALANG.COM, - Kondisi Andi mahasiswa pendemo UU Pilkada terancam buta setelah salah satu bola matanya rusak akibat lemparan batu. 

Situasi yang tidak terkendali saat demo tolak revisi UU Pilkada di depan gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung membuat Andi Andriana jadi salah satu korban. 

Andi terluka pada Kamis (22/8/2024) dan langsung dilarikan ke rumah sakit sampai akhirnya menjalani operasi. 

Mahasiswa Universitas Bale Bandung (Unibba) itu harus menjalani operasi setelah mata kirinya mengalami luka serius akibat lemparan batu saat bentrok dengan polisi.

Presiden Mahasiswa (Presma) Unibba, Fauzi Septian menceritakan kronologi kejadian yang menimpa rekannya. 

Fauzi mengatakan, sebelum kejadian, korban bersama satu rekannya tengah berupaya membantu mahasiswa lain yang sedang terlibat bentrokan dengan aparat keamanan.

"Di situ ada dua anak Unibba yang berinisiatif untuk membantu teman-temannya yang lain karena banyak korban dan penangkapan oleh aparat kepolisian," kata Fauzi Septian di Rumah Sakit Mata Cicendo, Jumat (23/8/2024) sore, melansir Kompas.com (grup suryamalang).

Situasi kacau tersebut membuat korban terpisah dengan rekannya.

Baca juga: Kisah Norlichan Siswi SMA Pulang Pergi Malaysia-Indonesia Setiap Hari Demi Sekolah, Rutin Sejak SD

Tak berselang lama, tiba-tiba saja terjadi aksi saling lempar batu dan botol.

"Kemudian dari arah polisi melemparkan sesuatu yang terkonfirmasi oleh korban itu batu" ungkap Fauzi.

"Ketika itu terjadi, Andi sedang berdiri terus kebetulan tali sepatunya lepas," imbuh Fauzi.

Korban sempat jongkok untuk membetulkan tali sepatunya, kemudian ketika berdiri ada lemparan batu yang langsung mengenai mata Andi.

Korban yang terluka parah dievakuasi tim medis ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan perawatan sekitar pukul 18.30 WIB.

Setelah dari RSHS Bandung, korban dirujuk ke Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung untuk menjalani operasi. 

"Alhamdulillah untuk sekarang korban sedang menjalani operasi, tapi kemungkinan dia akan kehilangan satu bola matanya," ujar Fauzi.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved