Jumat, 24 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Inilah Kisah dan Profil Wisudawan Terbaik Polinema Tahap I/2024

Politeknik Negeri Malang (Polinema) melakukan kegiatan wisuda tahap pertama 2024 di Graha Polinema, Sabtu (31/8/2024)

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Para wisudawan terbaik tahap I/2024 Politeknik Negeri Malang (Polinema), Jumat (30/8/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Politeknik Negeri Malang (Polinema) melakukan kegiatan wisuda tahap pertama 2024 di Graha Polinema, Sabtu (31/8/2024).

Berikut profil wisudawan terbaiknya:

1. Birra Lailatul Nafiisa Bikin Aplikasi Pantau Keuangan  Perusahaan

Salah satu wisudawan terbaik tahap I/2024 adalah Birra Lailatul Nafiisa. Cewek asal Madiun ini lahir pada 28 Desember 1999. Ia dari prodi S2 Sistem Informasi Akuntansi.

Judul tesisnya " Perancangan Sistem Informasi Akuntansi berbasis AppSheet Sebagai Solusi Digitalisasi Technopreneurship (Studi Kasus Penyedia Green Energy PT OMAJA POWER).

"Saya bekerja di perusahan itu sebagai Finance Supervisor. Saya membantu dari sisi sistemnya walaupun saya background akuntansi," katanya, Jumat (30/8/2024).

Maka ia membuat aplikaai bermodal dari video di youtube secara otodidak. Dengan aplikasi ini, maka ia mengerti proses bisnis perusahaan karena digabungkan dengan sistem informasi akutansinya. Sehingga bisa dipakai untuk pemantauan proyek.

"Ini kan perusahaan konstruksi. Jadi bisa dipakai memantau proyek yang sedang berlangsung. Baik dari sisi keuangan, dokumentasi proyek itu," kata dia.

Sedangkan alasan membuat aplikasi, sebagai perusahaan baru, ia juga ingin berjalan efektif.

"Jadi saya bantu dari sisi keuangan agar terotomatisasi. Apalagi proyeknya kadang jauh dari kantor cabang atau kantor utama. Maka perlu sistem yang dapat terintergasi baik dari sisi keuangan proyek dan internal," paparnya.

Dikatakannya, aplikasi ini cocok bagi perusahaan yang baru berdiri. 

2. Chan Paul Amol Atem: Kerasan di Malang

Chan Paul Amol Atem adalah mahasiswa internasional dari Sudan Selatan. Ia mendapatkan beasiswa kuliah di D4 Teknik nformatika.

"Saya sudah dua tahun di Malang. Sedangkan dua tahun di negara saya karena pandemi," jelas Chan.

Karena kondisi itu, ia kuliah daring dua tahun. Setelah pandemi reda, ia baru kuliah di Malang. Alasan memilih prodi itu karena ia suka science dan teknologi.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved