LIPSUS Potensi Properti Malang Raya

WASPADA, 60 Perumahan di Kota Batu Tak Berizin

Sesuai data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu, ada 60 perumahan yang tidak berizin alias ilegal.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Batu, Bangun Yulianto. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Masyarakat harus hati-hati sebelum membeli rumah di Kota Batu. Sesuai data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu, ada 60 perumahan yang tidak berizin alias ilegal.

Calon pembeli harus hati-hati dan cermat sebelum membeli rumah. Kepala Disperkim Kota Batu, Bangun Yulianto mengaku memiliki data perumahan yang legal dan perumahan ilegal. Masyarakat bisa tertanya ke Disperkim sebelum membeli rumah di Kota Batu.

"Jangan sampai membeli perumahan yang tidak dilengkapi izin. Meskipun lokasinya menarik atau harganya murah, tapi ujung-ujungnya nanti rumit dan bahkan bisa menjadi korban penipuan," kata Bangun kepada SURYAMALANG.COM, Senin (30/9).

Menurutnya, ada sekitar 110 perumahan di Kota Malang. Kadang satu pengembang bisa punya dua sampai tiga perumahan.

"Kami sudah identifikasi perumahan yang belum berizin. Sebagian besar sudah kami beri surat imbauan agar segera mengurus izin," tambahnya.

Bila pengembang mengabaikan surat imbauan tersebut, Satpol PP akan menertibkan perumahan yang belum berizin.

"Kami akan beri teguran dulu. Kalau tidak ada tanggapan, Satpol PP yang akan menindak," terangnya.

Dari tiga kecamatan di Kota Batu, Kecamatan Batu dan Kecamatan Junrejo menjadi daerah yang paling banyak pengembang perumahan.

"Kecamatan Bumiaji paling sedikit pengembang karena kecamatan ini merupakan kawasan pertanian dan kawasan konservasi," terangnya.

Menurutnya, sekitar 20 persen di Kota Batu merupakan kawasan pertanian, dan sekitar 20 persen merupakan kawasan pengembangan. Sedangkan sisanya merupakan kawasan lindung.

"Kami sudah menetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD). Kami tidak ingin kawasan pertanian tidak tergerus," urainya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved