LIPSUS Potensi Properti Malang Raya

Pengembangan Properti di Kota Batu Banyak di Kecamatan Batu dan Junrejo, Bumiaji untuk Pertanian

Dari tiga kecamatan di Kota Batu, Kecamatan Batu dan Kecamatan Junrejo menjadi daerah yang paling banyak pengembang perumahan.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Batu, Bangun Yulianto. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Kota Batu menjadi salah satu daerah paling diincar pengembang perumahan untuk investasi karena potensinya sebagai kota wisata.

Selain kota wisata, Kota Batu juga berdekatan dengan Kota Malang yang juga menjadi jujukan wisatawan dari luar kota, sehingga hal ini membuat harga properti di Malang Raya khususnya Kota Batu naik signifikan.

Terkait peta kawasan perumahan di Kota Batu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Batu, Bangun Yulianto mengatakan ada dua wilayah kecamatan yang pertumbuhan propertinya naik.

Dari tiga kecamatan di Kota Batu, Kecamatan Batu dan Kecamatan Junrejo menjadi daerah yang paling banyak pengembang perumahan.

“Mengacu pada Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang sudah disahkan, di Batu ada tiga wilayah pengembangan (WP), WP I Kecamatan Batu, WP II Kecamatan Junrejo dan WP III itu Kecamatan Bumiaji. "

"Dari ketiga wilayah pengembangan ini yang paling sedikit itu di Bumiaji. Di Junrejo dan Batu ini berimbang, karena di Bumiaji banyak kawasan pertanian dan kawasan konservasi,” kata Bangun Yulianto kepada Suryamalang.com, Senin (30/9/2024).

Bangun menjelaskan, di Kota Batu lebih dari 50 persen bahkan mungkin sekitar 56-57 persen bukan merupakan kawasan pengembangan atau lindung.

“20 persen kawasan pertanian dan sekitar 20 persen lebih sedikit ini kawasan pengembangan. Mayoritas kawasan lindung,” ujarnya.

Untuk itu, agar tidak menggerus Ruang Terbuka Hijau (RTH) termasuk persawahan, pihaknya berpedoman pada RDTR.

“Itu sudah ditetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD,red). Disitulah upaya pemerintah agar kawasan-kawasan pertanian tidak tergerus dan itu sudah dicantumkan dalam RDTR,” jelasnya.(myu)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved