LIPSUS Marak Curanmor di Malang Raya
Motor Hilang di Kota Malang, Setahun Tak Ada Kabar
Setahun berlalu, tidak ada kabar apapun dari kepolisian terkait keberadaan motor tersebut.
"Sebagian besar kasus curanmor terjadi di Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Kedungkandang," kata AKP M Roichan, Wakasatreskrim Polresta Malang Kota.
Menurutnya, biasanya pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik motor atau warga. "Para pelaku menyasar motor yang diparkir di luar tanpa pengawasan atau penjagaan. Setelah dirasa aman, pelaku merusak rumah kunci kontak motor korban memakai kunci T)," terangnya.
Biasanya pelaku beraksi pada malam hari atau dini hari. Tapi kadang pelaku juga beraksi pada siang atau sore hari.
Motor jenis matik yang masih memakai kunci kontak konvensional paling sering menjadi sasaran curanmor. Sedangkan motor yang memakai teknolog keyless atau immobilizer jarang menjadi sasaran curanmor.
"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan selalu berhati-hati. Parkirkan kendaraan di tempat yang aman, kemudian pasang alat pengaman tambahan, seperti gembok cakram yang dapat mempersulit pelaku mencuri motor," tandasnya.(M Rifky Edgar/Kukuh Kurniawan)
pencurian kendaraan bermotor
curanmor
Kota Malang
SURYAMALANG.COM
Kecamatan Lowokwaru
Kecamatan Kedungkandang
Malang Raya Darurat Curanmor, Hati-hati Beli Kendaraan di Marketplace |
![]() |
---|
Malang Raya Darurat Curanmor, Parkir di Rumah Belum Aman |
![]() |
---|
Malang Raya Darurat Curanmor, Motor Belum Kembali Sejak Tahun 2018 |
![]() |
---|
Parkir Resmi Terbukti Minim Kecolongan, Juga Berlaku Ganti Rugi bagi Kendaraan yang Hilang |
![]() |
---|
Waspada Beli Kendaraan di Marketplace, Ada Modus Segitiga Online dan Penjual Motor Curian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.