Pilkada Kabupaten Malang 2024

Sanusi Buka Debat Pilkada Kabupaten Malang dengan Sejuk, Goda Lathifah : Dulu Lawan Kini Jadi Kawan

Sanusi Buka Debat Pilkada Kabupaten Malang dengan Sejuk, Goda Lathifah : Dulu Lawan Kini Jadi Kawan

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Muhammad Sanusi dan Lathifah Shohib saat debat perdana Pilkada Kabupaten Malang 2024 di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (25/10/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Petahana Muhammad Sanusi piawai membikin suasana sejuk di debat Pilkada Kabupaten Malang 2024 yang digelar di Gedung DPRD setempat, Jumat (25/10/2024) malam.

Bukan cuma tampil awal dengan menyapa hangat ke rivalnya, Gunawan Wibisono - Umar Usman, namun ia juga menggoda pasangannya, Lathifah Shohib, hingga bikin para undangan ger-geran.

"Yang saya cintai sahabat saya, Paslon nomor dua, Mas Gunawan dan dokter Umar."

"Dan, yang saya hormati calon wakil bupati saya (Lathifah yang berdiri di sebelah kirinya), dulu lawan saya, sekarang kawan saya," ucap Sanusi, yang membikin undangan ketawa lepas.

Saat diminta MC memaparkan programnya, Muhammad Sanusi dengan lugas menuturkan, program pencalonannya yang kedua ini diprioritaskan untuk mensejahterakan rakyatnya.

Menurutnya, orang dikatakan sejahtera, jika pintar, sehat dan banyak duit. Makanya, pendidikan dijadikan program utamanya, baru kesehatan, dan peningkatan ekonomi.

"Awal saya jadi Bupati (tahun 2020) nilai pendidikan dari Ombudsman RI cuma 32 (rapor merah)."

"Namun, kini nilainya naik jadi 88," papar Sanusi, yang disambut aplaus timnya.

Di bidang kesehatan, juga begitu. Awal Sanusi menjabat bupati juga nilai kesehatan dari Ombudsman RI memalukan karena cuma 34.

Namun, sekarang nilai sudah naik jadi 86. Bahkan, RSUD Kanjuruhan, papar dia, saat itu nilainya juga terjelek namun sekarang jadi terbaik se-Indonesia di bidang manajemen.

"Malah, direkturnya (dr Bobby Prabowo), dapat penghargaan sebagai dokter terbaik se-Indonesia di bidang inovasi," ujar Sanusi, yang bangga dan langsung dapat aplaus.

Untuk meningkatkan kesehjahteraan rakyatnya agar kian mandiri, Sanusi berjanji akan meningkatkan perhatiannya ke sektor agraris karena mayoritas masyarakatnya adalah petani.

Caranya, ia akan membantu menaikkan harga hasil pertanian. Seperti yang sudah dilakukan, paparnya, dirinya berhasil menaikkan harga tebu dari Rp 60 ribu per kuintal, tahun ini jadi Rp 130 ribu.

Termasuk, yang dia banggakan, Sanusi sudah berhasil menciptakan petani kentang milineal.

Uji cobanya di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Biasanya, lahan kentang 1 hektare hanya menghasilkan Rp 160 juta, namun begitu dikelola para milineal dengan jenis kentang Granola setahun bisa dapat Rp 1 miliar.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved