Dalang Uang Damai Rp 50 Juta Kasus Guru Supriyani, Kades Dipaksa Kapolsek Ngaku sampai Muntah-muntah

Dalang uang damai Rp 50 juta kasus guru Supriyani terjawab, kades dipaksa Kapolsek ngaku sampai muntah-muntah.

Youtube Tribun Jateng/Kompas/Facebook Andi Dewi Lestari
Uang damai Rp 50 juta kasus guru Supriyani terjawab, kades dipaksa Kapolsek ngaku sampai muntah-muntah. 

SURYAMALANG.COM, - Dalang uang damai Rp 50 juta kasus guru Supriyani dibongkar oleh Kepala Desa (Kades) Wonua Raya, Kecamatan Baito, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Kades mengaku mendapat intimidasi dari Kapolsek Baito untuk membuat pengakuan palsu terkait uang damai tersebut.

Setelah dijadikan kambing hitam, Kades mengaku sempat muntah-muntah dan masuk rumah sakit. 

Dalam kasus guru Supriyani yang dituduh menganiaya murid SDN 4 Baito, Konsel sempat ada kabar keluarga korban minta uang damai Rp 50 juta.

Baca juga: Akhirnya Hotman Paris Turun Tangan Buat Supriyani, Siap Bantu Guru Honorer yang Dituduh Aniaya Murid

Hal itu disampaikan oleh suami Supriyani agar istrinya tidak ditetapkan sebagai tersangka.

Namun hal itu dibantah oleh ayah korban yang juga seorang polisi Kanit Intelkam Polsek Baito Ipda Wibowo Hasyim.

Sampai akhirnya Kades Wonua Raya, Rokiman di hadapan Propam Polda Sultra membuat pengakuan pihaknya dipaksa membuat keterangan palsu oleh Kapolsek Baito.

Saat diperiksa Polda Sultra pada Kamis (31/10/2024), Rokiman menjelaskan sempat membuat dua video berisi pengakuan yang berbeda. 

Pada video pertama, Rokiman terlihat mengenakan jaket. 

Sedangkan pada video kedua, Rokiman mengenakan kemeja putih. 

Baca juga: Sudarsono Batal Dicopot Jadi Camat Baito oleh Bupati Konawe Selatan, Ini Alasan Bantu Guru Supriyani

Di hadapan penyidik, Rokiman menyebut pengakuan asli terkait kasus guru Supriyani terdapat pada video dirinya memakai baju putih. 

Sedangkan pada video dirinya mengenakan jaket dilakukan atas intimidasi Kapolsek Baito

"Video yang pakai jaket, saya diarahkan dimana saya tersudut. Yang mengarahkan Kapolsek Baito," jelas Rokiman, mengutip TribunnewsSultra.com, Jumat (2/11/2024). 

Rokiman lantas menceritakan kronologi pembuatan video bohong kasus guru Supriyani

Ternyata Rokiman sudah lama dicari oleh pihak Polsek Baito.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved