Pilkada Kabupaten Malang 2024

Pengamat Politik : Sanusi-Lathifah Diuntungkan Popularitas dan Pengaruh PDIP-PKB di Kabupaten Malang

Pengamat Politik : Sanusi-Lathifah Diuntungkan Popularitas dan Pengaruh PDIP PKB di Kabupaten Malang

IST
Wawan Sobari, Dosen Magister Ilmu Politik FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Paslon nomor urut 1 di Pilkada Kabupaten Malang 2024, Muhammad Sanusi - Lathifah Shohib (Salaf) unggul telak dari Paslon nomor urut 2, Gunawan Wibisono - Umar Usman.

Berdasarkan hasil quick count atau hasil perhitungan cepat Semart Politica, Salaf unggul dengan perolehan 66,85 persen dan Gunnawan-Umar Usman hanya mendapatkan 33,15 persen.

Menurut Pengamat Politik Universitas Brawijaya (UB) Malang, Wawan Sobari, hasil ini sesuai dengan prediksi dari banyak pihak.

Di mana dari hasil sejumlah lembaga survei, pasangan Salaf sudah unggul di atas 60 persen sebelum Pilkada Kabupaten Malang 2024 berlangsung.

"Memang cukup susah bagi Abah Gun, untuk melawan popularitas dan tingkat kesukaan pemilih di Kabupaten Malang kepada Sanusi."

"Bagaimanapun juga masih banyak pemilih di kabupaten Malang itu yang telah mengetahui Sanusi," ucapnya.

Menurut Wawan Sobari, popularitas Sanusi dan Lathifah sudah diketahui oleh mayoritas masyarakat di Kabupaten Malang.

Selain sebagai petahana, Sanusi dianggap sudah berpengalaman dan banyak masyarakat di kabupaten Malang yang telah mengetahui akan kinerjanya.

Selain itu, dukungan dari dua partai besar yang ada di Kabupaten Malang, yakni PDI Perjuangan dan PKB juga menjadi faktor dari keunggulan Salaf dari hasil quick count.

"Kombinasi antara PDIP dan PKB itu sangat dahsyat di Kabupaten Malang."

"Menurut saya, ini luar biasa sehingga ini menarik, di mana kedua partai ini dapat berkolaborasi dan itu benar-benar bisa dimanfaatkan yang digabung dengan popularitas dan juga tingkat kesukaan terhadap Sanusi dan Lathifah," ungkapnya.

Selain itu, sosok Lathifah yang sebagai wakil dari Sanusi juga memiliki basis pendukung yang cukup kuat.

Terutama dari para masyarakat Nahdlatul Ulama (Ulama) di wilayah Kabupaten Malang.

"Latifah ini banyak diterima karena sesuai dengan harapan warga NU di Kabupaten Malang."

"Kombinasi nasionalisme dan religius yang muncul di kedua paslon ini dianggap lebih mewakili masyarakat dibandingkan Paslon nomor urut 2," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved