Berita Malang Hari Ini

ITN Malang Raih Gelar Runner Up di Plant Design Competition Derrick 2024

Tim ini berisikan Briliant Saphira Wardhani, Rafi Atma Nugroho, dan Yusuf Diaz Ananta yang menyabet The 1st Runner Up atau juara dua.

ITN Malang
Tim ITN Malang : Briliant Saphira Wardhani, Rafi Atma Nugroho, dan Yusuf Diaz Ananta. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tim mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Nasional Malang (ITN) Malang berjaya di kegiatan Plant Design Competition Derrick 2024 di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu, Blora, Jawa Tengah.

Tim ini berisikan Briliant Saphira Wardhani, Rafi Atma Nugroho, dan Yusuf Diaz Ananta yang menyabet The 1st Runner Up atau juara dua.

Menurut Briliant, tujuan lomba ini untuk mendorong inovasi di bidang energi terbarukan dan keberlanjutan.

Terutama dalam memanfaatkan limbah atau bahan baku alternatif. Selain itu juga untuk mengembangkan kemampuan riset, problem solving, dan kolaborasi peserta.

"Bagi kami, lomba ini menjadi kesempatan berharga untuk mencari pengalaman baru, memperluas wawasan, dan meningkatkan keterampilan di bidang yang kami tekuni," ujar Briliant, ketua tim ini dalam rilis humas ITN Malang, Senin (2/12/2024).

Tema yang diangkat pada tahun ini adalah "Sustainable Plant Design Innovation to Rapid Energy Optimization".

Tim ITN Malang mengangkat tentang plant design yaitu "Bioenergy Production" dengan produk yang dihasilkan adalah biogasoline, bioavtur dan green diesel.

Mereka melihat bahwa penggunaan minyak jelantah sebagai bahan baku biofuel dapat menjadi solusi untuk mengurangi limbah domestik sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan baku fosil. Indonesia memiliki potensi besar dalam hal ini, karena produksi minyak jelantah yang sangat tinggi setiap tahunnya.

Plant design Tim Mendelevium-101 berfokus pada proses produksi biofuel dari UCO (Used Cooking Oil) atau sering kali disebut dengan minyak jelantah tanpa menggunakan katalis.

Untuk meminimalkan biaya operasional dan limbah kimia mereka menggunakan metode hydroprocess bebas katalis. Plant design dirancang berlokasi di Kota Tuban, Jawa Timur. Mengingat potensi UCO yang tinggi di kawasan ini serta akses logistik yang memadai.

Cowok ini sudah dua kali ikut kompetisi ini. Pada tahun 2023, Briliant juga meraih juara 2 pada event yang sama. Namun kedua anggotanya yang baru kali pertama mengikuti ajang tersebut.

Menurutnya pengalaman pertama tahun kemarin memberikan banyak pelajaran berharga, mulai dari cara mengelola waktu, riset yang efektif, hingga menyusun paper dengan baik.

Sehingga pengalaman tersebut memudahkan baginya untuk mempersiapkan dan melalui kompetisi tahun ini.

"Saya kembali mengikuti lomba ini karena saya ingin terus belajar dan memperbaiki diri dari pengalaman sebelumnya. Selain itu, saya merasa tertantang untuk mengembangkan ide yang lebih inovatif dan memberikan solusi yang aplikatif dalam bidang energi terbarukan," tegasnya.

Sementara Diaz dan Rafi karena baru pertama kali ikut, ada perasaan campur aduk. Antara semangat dan gugup. Tapi mereka tertantang untuk menguji kemampuan.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved