Ledakan di Rumah Polisi Mojokerto

Pusat Ledakan di Mojokerto yang Menewaskan Ibu dan Anak Adalah Rumah Milik Anggota Polsek Dlangu

Pusat Ledakan di Mojokerto yang Menewaskan Ibu dan Anak Adalah Rumah Milik Anggota Polsek Dlangu

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Eko Darmoko
YouTube/Tribunnews
Lokasi ledakan di Kampung Sumolawang Kidul, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Mojokerto, Senin (13/1/2025) pagi. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Rumah di Kampung Sumolawang Kidul, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Mojokerto, Senin (13/1/2025) pagi, yang menjadi pusat ledakan dahsyat, merupakan milik anggota Babhinkamtibmas Polsek Dlangu, Polres Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto mengatakan, pihaknya sedang memeriksa anggota Polisi yang memiliki rumah tersebut, melibatkan anggota Satreskrim dan Sie Propam Polres Mojokerto.

Mengingat pemeriksaan terhadap anggota Polisi tersebut masih berlangsung di Mapolres Mojokerto.

Sehingga ia belum dapat memberikan penjelasan terkait bahan yang meledak apalagi pemicunya.

"Iya. Saya sampaikan bahwa rumah itu adalah rumah rekan kami anggota Babhinkamtibmas Polsek Dlangu, kemudian dia, rumahnya di sana."

"Dia tinggal di sana. Tapi saat kejadian terjadi dia sedang berdinas. Istrinya sedang kerja, dan anaknya sedang sekolah," ujar Ihram kepada SURYAMALANG.COM di lokasi kejadian.

Baca juga: BREAKING NEWS - Rumah Polisi di Mojokerto Meledak, Ibu dan Anak Dikabarkan Meninggal Dunia

Namun, berdasarkan hasil olah TKP awal yang dilakukan oleh personel gabungan Polres Mojokerto dan tiga satuan kerja Polda Jatim, Ihram mengungkapkan, pihaknya menemukan tabung elpiji berukuran 3 kilogram beserta beberapa perkakas barang elektronik di dalam area rumah yang menjadi pusat ledakan.

Sejumlah temuan tersebut telah dilakukan penyitaan untuk dilakukan penelitian dalam rangka penyelidikan yang dilakukan penyelidikan Laboratorium Forensik Polda Jatim.

"Saya mohon waktu untuk kami dalami terlebih dahulu terkait sumber ledakan itu."

"Yang pasti di dalam ada tabung (elpiji) 3 kg. Kemudian, kami olah TKP, ada perangkat elektronik yang memang kebetulan yang bersangkuta ini hobi bermain elektronik," katanya.

Mengenai korban tewas. Ihram mengungkapkan, dua orang dikabarkan meninggal dunia, akibat kejadian ledakan tersebut.

Seorang korban merupakan wanita; ibu, dan seorang anaknya berusia tiga tahun.

Ternyata, kedua korban merupakan kerabat dari anggota Polisi pemilik rumah yang menjadi pusat ledakan dahsyat tersebut.

"Akibat dari peristiwa tersebut ada dua korban dan Barusan saya mendapat informasi dari rumah sakit korban sudah tidak bernyawa lagi yakni seorang ibu dan anak usia 3 tahun."

"Korban wanita itu adalah bulek dari si pemilik rumah yang meledak dan si anak itu adalah keponakan dari si pemilik rumah yang meledak," pungkasnya.

Saat ditanya apakah ia mengenal kedua korban tewas, ia menyebut korban merupakan ibu dan anak.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved