Reshuffle Kabinet Prabowo

BOCORAN Menteri Kena Reshuffle, Bahlil Lahadalia Dicutik usai Kisruh LPG 3 Kg? Golkar Tak Yakin

Suasana politik menghangat setelah Presiden Prabowo Subianto melemparkan sinyal isu reshuffle kabinet setelah 100 hari kerja.

Penulis: Iksan Fauzi | Editor: iksan fauzi
Kolase Kompas.com/Rahel/FIKA NURUL ULYA
RESPONS RESHUFFLE KABINET: Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham (kiri) dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (kanan). Idrus Marham dan Sufmi Dasco merespons isu reshuffle kabinet Prabowo. Nama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pun diisukan bakal kena reshuffle imbas kisruh LPG 3 Kg beberapa hari lalu. 

SURYAMALANG.COM | JAKARTA - Suasana politik menghangat setelah Presiden Prabowo Subianto melemparkan sinyal isu reshuffle kabinet setelah 100 hari kerja.

Isu reshuffle kabinet Prabowo itu memunculkan nama-nama menteri yang dianggap kurang seirama memenuhi janji sang Presiden.

Bahkan, nama Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga diisukan kena reshuffle kabinet Prabowo.

Baru-baru ini, polemik kelangkaang gas LPG 3 Kg hingga sempat membuat gaduh di masyarakat.

Kelangkaan gas LPG 3 KG tersebut imbas dari kebijakan Bahlil Lahadalia memotong rantai distribusi ke pengecer.

Bahlil menerapkan kebijakan distribusi terakhir di pangkalan LPG 3 KG dengan tujuan agar harga yang didapatkan masyarakat tidak mahal.

Namun, kebijakan itu berakibat masyarakat menengah ke bawah kesulitan mendapatkan pasokan LPG 3 Kg.  

Baca juga: SERUAN Adili Jokowi Menyebar di Solo dan Yogyakarta, Tembok dan Halte Jadi Sasaran Vandalisme

Pihak Golkar, partai yang dipimpin Bahlil tak yakin kebijakan itu sepengetahuan Presiden Prabowo.

Karena itu, Golkar juga tak yakin Bahlil bakal kena reshuffle kabinet gara-gara polemik LPG 3 Kg tersebut.

Lantas bagaimana penjelasan pihak Gerindra terkait isu reshuffle tersebut?

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pidato Presiden Prabowo berbau sinyal reshuffle kabinet merupakan peringatan bagi para menteri.

Dasco mengatakan semua menteri harus melakukan evaluasi di internalnya masing-masing.

"Saya pikir kan Pak Prabowo itu kan orangnya terbuka. Kalau dia sudah bicara terbuka, artinya itu adalah warning kepada pembantu-pembantunya, yaitu menteri untuk kemudian melakukan evaluasi secara internal di kementerian masing-masing," ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Baca juga: Pecat Bahlil Unek-unek Buruh Semprot Menteri ESDM Buat Aturan LPG 3 Kg Ngawur, Presiden Turun Lagi

Ia mengungkapkan Prabowo yang paling mengerti mengenai kinerja para menterinya.

Bocoran dari Dasco agar menteri tidak kena reshuffle, harus bisa mengimbangi kerja Prabowo dan membantu menunaikan janji kampanye Presiden.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved