THR 2025
Besaran THR Ojol 2025 Gojek, Grab, dan Maxim Beda Ketentuan, Berapa Pendapatan Driver? Cek Surveinya
Besaran THR ojol 2025 Gojek, Grab, dan Maxim beda ketentuan, berapa pendapatan rata-rata driver? cek surveinya dari Balitbang.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Cara penyaluran THR bagi pengemudi ojol dan kurir online:
Gojek – Program Tali Asih Hari Raya
- THR diberikan dalam bentuk uang tunai kepada mitra pengemudi.
- Penyaluran dilakukan melalui program Tali Asih Hari Raya.
- Diberikan kepada pengemudi yang memenuhi kriteria kinerja yang ditetapkan Gojek.
- Dana akan diterima sebelum Hari Raya Idul Fitri.
- Gojek berkoordinasi dengan pemerintah untuk transparansi dan besaran bonus.
Grab – Program Bonus Kinerja Khusus
- THR diberikan sebagai bonus tambahan di luar manfaat rutin.
Besaran bonus berdasarkan kinerja mitra, termasuk:
- Jumlah pesanan yang diselesaikan.
- Tingkat penyelesaian pesanan (completion rate).
- Jumlah hari dan jam online.
- Rating pengemudi.
- Grab ingin memastikan apresiasi yang adil berdasarkan kontribusi mitra.
Maxim – Bantuan Hari Raya (BHR)
- THR diberikan melalui program Bantuan Hari Raya (BHR).
- Pencairan dilakukan dua minggu sebelum Lebaran.
- Bentuk bonus masih dalam pembahasan, bisa berupa uang tunai atau barang.
- Maxim masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait mekanisme pencairan.
Hasil Survei Pendapatan Driver
Hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan menunjukkan, pendapatan pengemudi ojek online (ojol) per-hari hampir sama dengan biaya operasionalnya.
Survei ini dilakukan Balitbang Kemenhub selama periode 13-20 September 2022 menggunakan media survei online di wilayah Jabodetabek.
"Pendapatan per hari pengemudi hampir sama dengan biaya operasionalnya" demikian hasil survei Balitbang Kemenhub dikutip dari Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat, Djoko Setijowarno (9/10/2022).
"Terbanyak rata-rata pendapatan per hari Rp 50.000– Rp 100.000 (50,10 persen) dan biaya operasional per hari terbanyak kisaran Rp 50.000– Rp 100.000 (44,10 persen)," lanjut keterangan hasil survei.
Baca juga: Banyak Syarat THR Ojol 2025: Minimal 250 Trip dan Tuntutan Lain, Reaksi Ojol Antara Senang dan Cemas
Hasil survei juga menunjukkan, pengemudi ojol didominasi oleh pria (81 persen) dengan usia terbanyak 20-30 tahun (40,63 persen) serta lama bergabung menjadi pengemudi ojek online terbanyak kurang dari 1 tahun (39,38 persen).
"Status sebagai pekerjaan utama 54 persen dan sebagai pekerjaan sampingan 46 persen," demikian hasil survei Balitbang Kemenhub melansir Kompas.com.
Kemudian, pendapatan pengemudi ojol berkurang setelah diberlakukan tarif baru akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Sebelum pemberlakuan tarif baru banyaknya pesanan ojol sekitar 5-10 kali (46,88 persen) dan sesudah pemberlakuan tarif baru berkurang dari 5 kali (55,65 persen).
Hasil survei juga menunjukkan, 52,08 persen pengemudi ojol mengaku jarang mendapatkan bonus dari aplikator dan 37,40 persen menyatakan tak pernah mendapat bonus.
Sementara, 75,79 persen mengaku jarang mendapatkan tip dari penumpang.
besaran THR ojol 2025
THR ojol 2025
THR ojol 2025 Gojek
THR ojol 2025 Grab
THR ojol 2025 Maxim
Gojek
Grab
Maxim
THR ojol
Tunjangan Hari Raya (THR)
suryamalang
Janji Wamenaker Usut THR Ojol 50 Ribu Ada yang Tak Dapat, Sebut Aplikator Rakus, Maxim Buka Suara |
![]() |
---|
Hitung-hitungan Kenapa THR Ojol 2025 Gojek-Grab Cuma Dapat Rp 50.000, Tertinggi Rp 900.000 |
![]() |
---|
Alasan Gojek-Grab Cuma Beri THR Ojol Rp 50 Ribu, Ditelepon Kemenaker: Mereka Cuma Sambilan |
![]() |
---|
Nasib Ade Ojol Gojek Lemas Terima THR Rp50 Ribu Terlanjur Janji ke Anak Beli Baju Lebaran: Gak Libur |
![]() |
---|
'Tega Banget Sih' Reaksi Wamenaker THR Ojol Gojek-Grab Cuma Rp50 Ribu, Aplikator Segera Dipanggil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.