Hikmah Ramadan

Tugas Ilahiyah dan Tugas Kemanusiaan Menuju Ummat Terbaik

Dengan sebagai abdillah maka kita melaksanakan kewajiban beribadah dan taat kepada-Nya kapanpun dan dimanapun.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
Ketua MUI Jawa Timur, Prof. H. Drs. M. Mas'ud Said, MM., Ph.D, 

Surat Ad Dhuha ayat 11, kita diminta untuk mensyiarkan nikmat allah yang 

dikaruniakan  , وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّث

Bahkan Sebagaimana hadist Riwayat Al Baihaqi, kita diminta untuk mensyukuri hal hal yang kecil. 

 

مَنْ لاَ يَشْكُرُ الْقَلِيْلَ لاَ يَشْكُرُ الْكَثِيْرَ

 وَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ لاَ يَشْكُرُ اللهَ

man laa yaskuril qolil, la yaskuril katsiir, 

wa man laa yaskurin nass, la yaskurillah

“Siapa orang yang tak bersyukur atas hal hal kecil, maka dia tak bisa bersyukur atas karunia yang besar”. 

“Barang siapa yang TIDAK berterima kasih pada orang yang menolong dan memberi, termasuk kepada anggota keluarga, maka sama saja ia TIDAK bersyukur kepada Allah”.

Baiknya keluarga kita, pasangan kita, anak anak kita, adalah karunia, maka kita berterima kasih kepada mereka, bapak, ibu, anak, saudara, bahkan kolega.

Kebaikan negara kita, para pahlawan, pendiri organisasi ini dan penerusnya misalnya adalah karunia kita yang patut kita syukuri.

Kita harus merawat betul negeri ini,  lembaga ini, menjaga kerukunan sebagai rasa syukur. fabiayyi aala irobbikuma tukaddzibaan. Nikmat apa lagi yang pantas kita dustakan

Salah satu ayat yang peling sering dibaca ialah 

 

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved