THR 2025

Hitung-hitungan Kenapa THR Ojol 2025 Gojek-Grab Cuma Dapat Rp 50.000, Tertinggi Rp 900.000

Hitung-hitungan kenapa THR Ojol 2025 Gojek-Grab cuma dapat Rp 50.000, tertinggi Rp 900.000, ada 5 kategori dengan rincian sebagai berikut.

|
Tribun-Bali.com/Sunarko/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
THR OJOL 2025 - Pengemudi ojol Gojek I Putu Sutriawan (KANAN) sudah sejak 5 November 2022 melayani penumpang di seputaran kompleks ITDC. Driver Gojek (KIRI) melintas di jalan Sutan Syahrir,Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (6/9/2017) sore. Hitung-hitungan kenapa THR ojol 2025 Gojek-Grab cuma dapat Rp 50.000 nominal tertinggi mencapai Rp 900.000. 

"Jadi bukan benar-benar mereka yang ngojek beneran lah. Jadi mereka cuma sambilan, pekerja sambilan," ungkapnya.

"Karena memang kebanyakan narasinya bahwa mereka mendapatkan Rp 50.000. Kita tanya, kenapa mendapatkan Rp 50.000? kita telepon Gojek, kita telepon Grab" carita Noel.

"Akhirnya mereka ceritakan, ada kategori 1, 2, 3, 4, 5. Akhirnya kita tanya, kenapa mendapatkan Rp 50.000? Itu, Pak, mereka itu kategorinya yang 4 dan 5" imbuhnya.

"Mereka itu kerja part-time. Banyak yang nggak aktif juga, pekerja sambilan," jelas Noel.

Baca juga: HARAPAN Driver Dapat THR Ojol Besar Pupus, cuma Diberi BHR Grab Rp 50.000, Gojek dan Maxim Berapa?

Di sisi lain, Noel pun menerima informasi ada driver ojol yang menerima BHR hingga Rp 1 juta lebih.

Noel pun mengingatkan pada dasarnya BHR untuk ojol baru bersifat imbauan. 

"Dan itu Maxim minimal Rp 500.000. Sebetulnya juga banyak yang mendapatkan Rp 1 juta lebih. Di Grab, di Gojek, di Maxim, dan semuanya banyak," ujar Noel.

Lebih lanjut Noel menyampaikan, sebelumnya Gojek, Grab dan Maxim sudah membagikan BHR untuk pengemudi taksi online dan ojol.

Gojek membagikan Bonus Hari Raya sejak 22-24 Maret, sedangkan Grab 23-24 Maret, serta Maxim pada 21-24 Maret.

Namun, tidak semua mitra pengemudi taksi online dan ojol mendapatkan bonus Lebaran ini. 

"Syarat dan kriteria dari tiap platform kurang lebih adalah tingkat keaktifan mitra, jumlah orderan yang diselesaikan, dan tidak melanggar aturan masing-masing platform," ungkap Noel.

Noel melanjutkan, diperkirakan jumlah total dana yang dikeluarkan oleh berbagai platform untuk pemberian BHR mencapai ratusan miliar rupiah.

"Dalam berbagai kanal komunitas ojol maupun taksi online sudah banyak ditemukan postingan terkait diterimanya BHR oleh mitra yang memenuhi kriteria dari masing-masing platform," tambahnya.

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved