Minggu, 12 April 2026

Berita Malang Hari Ini

SMK Telkom Malang Buka Program Keahlian Pengembangan Game, Siap Cetak Pembuat Game

SMK Telkom Malang pada tahun ajaran ini membuka program keahlian baru yaitu Pengembangan Game.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Suasana pameran karya siswa di SMK Telkom Malang, Kamis (6/6/2024) . 

SURYAMALANG.COM, MALANG - SMK Telkom Malang pada tahun ajaran ini membuka program keahlian baru yaitu Pengembangan Game.

Program kehalian yang bisa jadi pilihan bagi mereka yang punya minat untuk membuat game sendiri itu tergolong program keahlian yang masih jarang tersedia di SMK.

Bahkan di semua sekolah di Jawa Timur, program keahlian ini masih jarangditemui.

"Ada satu kelas tambahan. Kuota 40. Saat ini masih terisi separoh. Pengembangan Game ini di kurikulum pemerintah termasuk jurusan baru," jelas Rahmat Dwi Jatmiko, Kepala SMK Telkom Malang pada suryamalang.com beberapa waktu lalu. 

 Menurut mantan Kepala SMK Telkom Sidoarjo ini, program keahlian ini untuk memecah konsentrasi jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak).

"Mayoritas pendaftar ke SMK ini mengambil  RPL. Dan Pengembangan Game ini bagian dari RPL. Tapi ini fokusnya  membuat game. Kalau RPL kan lebih luas termasuk membuat aplikasi," terang Rahmat.

Ia mengatakan jurusan baru ini masih masuk dalam core SMK Telkom Malang.

"Game saat ini juga jadi fokus pemerintah sebagai industri kreatif. Kebutuhan game pada talent itu juga tinggi ke depannya," kata dia.

Sebelumnya, Riris Marpaung, CEO of GameCharger Studio pada wartawan di sela kegiatan pertemuan dengan game developer lokal di Hotel Ascent Premiere Hotel and Convention Malang, Jumat malam (17/5/2024) lalu menjelaskan jika jumlah game developer di Indonesia masih mencapai 80an.

Sedang jumlah gamers atau pemain game mencapai 121,7  juta.

Data itu dikutip dari Kominfo pada 2021.

"Jumlah pemain game hampir separuh dari jumlah penduduk Indonesia," kata dia.

Besarnya pemain game menjadi peluang pada kebutuhan game buatan Indonesia.

Terkait proses penerimaan peserta didik baru di SMK Telkom Malang, Rahmat menyebut, secara umum pagu di PPDB sudah terpenuhi yaitu 468 siswa untuk TKJ dan RPL. 

Bahkan untuk tahun ajaran mendatang (2025) sudah mendapat 50 siswa SMP yang melakukan indent dulu.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved