Jumat, 10 April 2026

Kabupaten Malang

Diskusi dan Tanam Pohon Bersama Pegiat Budaya, Perhutani Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia

Perhutani KPH Malang ajak diskusi dengan komunitas serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Keraton Gunung Kawi, Kecamatan Ngajum, Malang

Penulis: Purwanto | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Purwanto
HARI MENANAM POHON - Seniman melakukan aksi teaterikal dalam peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia di kawasan hutan lereng Gunung Kawi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (26/11/2025). Kegiatan tersebut diadakan untuk menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan serta mendorong gerakan penanaman pohon sebagai upaya memulihkan lingkungan. 

Laporan Wartawan : Purwanto

Ringkasan Berita:
  • Perhutani KPH Malang menggelar acara diskusi dengan mengajak komunitas serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) 
  • Acara diskusi ini sebagai bagian acara Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang diperingati setiap 28 November 
  • Kegiatan dibarengi dengan penanaman pohon beringin dan pohon kemenyan putih. 
  • Selain itu juga dilakukan teatrikal saat penanaman pohon yang membuat suasana sakral begitu melekat di Keraton Gunung Kawi.

 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang diperingati setiap 28 November disambut dengan acara diskusi oleh Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang

Peringatan itu menjadi momentum Perhutani KPH Malang mengajak diskusi dengan komunitas serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Keraton Gunung Kawi, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Rabu (26/11/2025) sore. 

Mengusung tema “The Magical of the Holy Tree” para peserta diskusi nampak gayeng dengan suasana sejuk keraton serta hidangan jadul (jaman dahulu). 

Baca juga: Sakralnya Penanaman Pohon Malam Hari Bersama Perhutani KPH Malang Di Pujon

Kepala Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko menjelaskan bahwa tujuan utama dalam kegiatan tersebut yakni sebagai momentum reflektif sekaligus inspiratif.

"Jadi ini momentum, di mana pohon dipandang bukan hanya sebagai sumber daya alam, tetapi sebagai simbol kehidupan yang suci," terang Kelik sapaan akrabnya. 

Ia menambahkan bahwa diskusi itu juga untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI). 

"Ini juga sebagai peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), nanti kita juga akan menanam pohon," tambahnya. 

Kelik bilang bahwa pohon bukan hanya sumber oksigen, tetapi juga simbol kehidupan, spiritualitas, dan keberlanjutan.

"Nah makanya kita mengambil tema 'The Magical of the Holy Tree' yakni menghadirkan nuansa tradisional, seni, nilai filosofis dan ekologis dalam memahami pohon sebagai aktor utama pada panggung kehidupan," katanya. 

Tidak hanya diskusi, kegiatan tersebut juga dibarengi dengan penanaman pohon beringin dan pohon kemenyan putih. 

Selain itu juga dilakukan teatrikal saat penanaman pohon yang membuat suasana sakral begitu melekat di Keraton Gunung Kawi.

"Kita kolaborasi dengan para budayawan, jadi penanaman pohon beringin dan pohon kemenyan putih menjadi lebih sakral," tutur Kelik. 

Sementara itu, Penasihat Kota Sejuk (Komunitas Pecinta Sejarah dan Ekologi Nganjuk), Kristomo bilang bahwa pohon yang ditanam di Keraton Gunung Kawi harus sesuai dengan kondisi lingkungan. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved