Selasa, 12 Mei 2026

Bus Trans Jatim Malang Raya

Koridor Bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen Terancam Batal Imbas Efisiensi

Penambahan koridor bus Trans Jatim Malang Raya yang rencananya ke Kepanjen, Kabupaten Malang berpeluang batal dilakukan.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: iksan fauzi
Tribunnews.com/Purwanto
BEROPERASI - Bus Trans Jatim koridor Malang Raya dengan nama Gajayana, melintas di kawasan Kayutangan Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang Sabtu (22/11/2025). Sebanyak 15 unit Bus Trans Jatim Gajayana disiapkan untuk melayani rute Malang–Batu guna memperkuat konektivitas, memudahkan akses wisata, mengurangi kemacetan, dan mendukung transisi angkutan lokal ke layanan bus terstandar. Koridor Bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen Terancam Batal Imbas Efisiensi 

Nyono menegaskan saat ini sedang menggodok untuk perubahan tarif layanan Bus Trans Jatim yang selama ini disubsidi APBD Jatim.

Sebagaimana diketahui, layanan Bus Trans Jatim ditarif cukup murah Rp 5.000 per dan masih bisa digunakan ulang dalam waktu dua jam.

Namun karena kondisi fiskal yang menurun, Dinas Perhubungan membuka opsi untuk perhitungan ulang untuk tarif Bus Trans Jatim.

“Masih kami godok. Yang jelas, karena fiskal menurun, kemungkinan ada pengurangan beberapa kemudahan layanan, terutama tiket lanjutan. Selama ini tiket lanjutan masih bisa digunakan dalam waktu dua jam, itu mungkin akan kami evaluasi,” tegas Nyono.

Tidak hanya itu, masih karena dampak fiskal yang menurun tahun ini Nyono memastikan belum akan menambah koridor baru untuk Bus Trans Jatim.

Anggaran tahun 2026 hanya untuk operasional Bus Trans Jatim.

Baca juga: Sebulan Beroperasi, Antusiasme Masyarakat Naik Bus Trans Jatim Koridor Malang Raya Tetap Tinggi

Bus Trans Jatim Malang Raya

Sebelumnya, operasional bus Trans Jatim di Kota Malang terbukti menarik minat wisatawan.

Dari pengamatan SURYAMALANG.COM, Jumat (6/12/2025), antusias wisatawan yang memanfaatkan bus Trans jatim Malang Raya tinggi.

Antusias tinggi itu terlihat dari banyaknya calon penumpang , terutama dari depan Stasiun Malang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menerangkan, berdasarkan kajian sementara dari lapangan menunjukan terjadi peningkatan penumpang yang naik Trans Jatim. 

Wisatawan yang datang menggunakan kereta api kebanyakan langsung naik bus Trans Jatim ke arah Kota Batu.

Widjaja mengatakan, bus Trans Jatim Malang Raya menjadi daya tarik tersendiri setelah operasionalnya dilakukan sejak 20 November 2025.

"Bus Trans Jatim banyak diminati dan bisa mengurangi potensi kemacetan karena warga beralih menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi," ujarnya, Jumat (26/12/2025).

Laporan yang ia terima saat ini menyebutkan, jumlah penumpang Trans Jatim telah mencapai sekitar 83 ribu orang.

Widjaja menambahkan, dalam delapan hari terakhir sejak mulai libur pada 22 Desember, minat masyarakat terhadap layanan ini terus meningkat.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved