Selasa, 12 Mei 2026

Bus Trans Jatim Malang Raya

Koridor Bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen Terancam Batal Imbas Efisiensi

Penambahan koridor bus Trans Jatim Malang Raya yang rencananya ke Kepanjen, Kabupaten Malang berpeluang batal dilakukan.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: iksan fauzi
Tribunnews.com/Purwanto
BEROPERASI - Bus Trans Jatim koridor Malang Raya dengan nama Gajayana, melintas di kawasan Kayutangan Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang Sabtu (22/11/2025). Sebanyak 15 unit Bus Trans Jatim Gajayana disiapkan untuk melayani rute Malang–Batu guna memperkuat konektivitas, memudahkan akses wisata, mengurangi kemacetan, dan mendukung transisi angkutan lokal ke layanan bus terstandar. Koridor Bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen Terancam Batal Imbas Efisiensi 

Okupansinya mencapai 80 persen. 

Dampak mulai beralihnya pemilik kendaraan pribadi ke transportasi umum mulai terlihat.

Widjaja Saleh Putra, menyebut kepadatan mobilitas saat ini bukan didominasi kendaraan roda dua, melainkan kendaraan roda empat.

Layanan transportasi publik Trans Jatim dinilai cukup membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas.

"Ini cukup membantu, masyarakat yang turun dari kereta mulai banyak memanfaatkan Trans Jatim,” ujar Widjaja.

Baca juga: Bus Trans Jatim Dorong Peningkatan Pariwisata dan Ekonomi Malang Raya

Wisatawan pilih transportasi Umum

Nurul, warga Surabaya yang berlibur ke Kota Malang mengaku sengaja menggunakan transportasi umum. 

Biasanya ia menggunakan kendaraan pribadi. 

Ia bersama anggota keluarga yang lain ramai-ramai naik kereta api turun di Stasiun Malang. 

"Dari stasiun, kami liburan dulu ke Kayutangan. Lalu naik Trans Jatim ke Kota Batu," katanya.

Nurul mengatakan, memilih naik transportasi umum karena biayanya lebih murah.

Selain itu, menggunakan transportasi umum saat ini juga dianggap lebih nyaman dan aman. 

"Jadi senang naik transportasi umum, selain murah juga enak karena nyaman," terangnya.

Saat ditemui di halte Kayutangan, Nurul sedang duduk menunggu bus Trans Jatim.

Ketika bus tersebut tiba, dia tidak bisa langsung masuk karena penumpang sudah penuh. Ia pun harus menunggu kedatangan bus selanjutnya. 

"Memang lagi ramai penumpangnya. Jadi menunggu kedatangan bus selanjutnya," katanya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved