Selasa, 9 Juni 2026

Kota Malang

Bahas RUU Perkoperasian, Dekopinwil Jatim Ajak Generasi Muda Gabung Koperasi

Dekopinwil Jatim menggelar rapat proses pembahasan dan penyusunan draf revisi peraturan perundang-undangan

Tayang:
Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
KOPERASI - Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Provinsi Jawa Timur, Slamet Sutanto (tengah) didampingi Penasihat Pusat Koperasi Wanita Jawa Timur (Puskowan Jatim), Sri Untari Bisowarno (dua dari kanan) saat membahas penyusunan draf revisi peraturan perundang-undangan di bidang perkoperasian di Aula Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang, Senin (26/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dekopinwil Jatim menggelar rapat proses pembahasan dan penyusunan draf revisi peraturan perundang-undangan di bidang perkoperasian di Aula Koperasi Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang
  • Pembahasan tersebut untuk menindaklanjuti arahan dari Ketua Umum Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia) memberikan masukan strategis terhadap Rancangan Undang-Undang Perubahan Keempat atas Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian

SURYAMALANG.COM, MALANG - Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur menggelar rapat proses pembahasan dan penyusunan draf revisi peraturan perundang-undangan di bidang perkoperasian di Aula Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang, Senin (26/1/2026).

Pembahasan tersebut untuk menindaklanjuti arahan dari Ketua Umum Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia) memberikan masukan strategis terhadap Rancangan Undang-Undang Perubahan Keempat atas Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Hasil dari rapat tersebut akan dibawa kepada DPR RI dan dilaporkan kepada Ketua Umum Dekopin.

"Kita ini menyatukan frekuensi sehingga hari ini ada isu strategis tentang pembahasan RUU Perkoperasian," terang Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Provinsi Jawa Timur, Slamet Sutanto.

"Hasilnya kita bawa ke DPR RI dan kita laporkan kepada Ketua Umum," tambahnya.

Baca juga: Fungsi Ekologis Jalan Soekarno Hatta Harus Dikembalikan Usai Pembangunan Gorong-gorong Selesai

Pihaknya menyinggung kurang minatnya kaum muda bergabung dengan koperasi.

Dekopinwil Jatim akan memberikan masukan kepada pusat dengan membuat program yang menarik anak muda bergabung dengan koperasi.

"Koperasi ini kan lagi terjadi penurunan trust, terkhusus anak-anak generasi muda."

"Maka hari ini juga, saya mengundang ketua bidang yang membidangi tentang teknologi komunikasi dan sosialisasi," terang Slamet kepada SURYAMALANG.COM.

"Jadi kita satukan pemikiran dengan pimpinan pusat, supaya anak-anak muda ini tertarik kepada koperasi, maka kita gerakkan dengan model-model anak-anak muda yang mempunyai konten-konten kreator kita libatkan menjadi pelaku koperasi," tambahnya.

Tidak hanya itu, Slamet bilang akan menggandeng semua anak-anak muda yang terlibat dalam proyek seperti konten hingga film.

"Yang kedua melalui pembuatan film. Melibatkan anak muda di mana film ini rohnya adalah koperasi."

"Dan melibatkan semua pihak supaya film ini cepat dikenal lewat media-media sosial yang mana film-filmnya nanti akan melibatkan semua aktor-aktor yang mempunyai wawasan tentang perkoperasian," katanya.

"Yang jelas bagaimana anak muda mau berkoperasi. Karena koperasi sekarang menjadi skala prioritas program pemerintah, terutama tentang Kopdes dan Kopkel Merah Putih," tambahnya.

Kawal Usulan

Sementara itu, Penasihat Pusat Koperasi Wanita Jawa Timur (Puskowan Jatim) Sri Untari Bisowarno akan mengawal semua usulan dalam tersebut.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved