Kamis, 30 April 2026

Kota Malang

Pemkot Malang Percepat Pembangunan Relokasi Pedagang Pasar Gadang Kota Malang

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan, percepatan pembangunan ini bertujuan agar alokasi anggaran dari pusat tidak terkendala

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
PASAR GADANG - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau lokasi relokasi sementara pedagang Pasar Gadang yang masih dalam tahap pengerjaan, Senin (23/2/2026). Pemerintah Kota Malang akan mempercepat pembangunan relokasi pedagang Pasar Gadang agar alokasi anggaran dari pusat tidak terkendala. 

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan, percepatan pembangunan relokasi pedagang Pasar Gadang bertujuan agar alokasi anggaran dari pusat tidak terkendala
  • Pemkot Malang akan membangun jalan dan sebagian Pasar Gadang melalui dana alokasi khusus. Diperkirakan alokasi anggaran yang dibutuhkan sebanyak Rp 14,95 miliar
  • Pemkot Malang menargetkan seluruh pedagang sudah pindah paling lambat H+7 Lebaran. Sedangkan seluruh proses relokasi rampung di akhir Maret 2026

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang akan mempercepat pembangunan relokasi pedagang Pasar Gadang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan, percepatan pembangunan ini bertujuan agar alokasi anggaran dari pusat tidak terkendala.

"Pemindahan pedagang harus dipastikan tuntas, agar anggaran dari APBN tidak terhambat," ujar Wahyu Hidayat kepada SURYAMALANG.COM, Senin (23/2/2026).

Ketika pedagang sudah menempati relokasi, tahapan selanjutnya adalah pelelangan.

Pemkot Malang akan membangun jalan dan sebagian Pasar Gadang melalui dana alokasi khusus.

Diperkirakan alokasi anggaran yang dibutuhkan sebanyak Rp 14,95 miliar.

Pemkot Malang menargetkan seluruh pedagang sudah pindah paling lambat H+7 Lebaran.

Sedangkan seluruh proses relokasi rampung di akhir Maret 2026. 

Baca juga: Menu MBG di SMPN 6 Kota Malang saat Ramadhan: Telur, Kurma, Kacang dan Roti, Dibagikan saat Pulang

Pemkot Malang akan membangun jalan kembar yang terhubung ke jembatan.

Lalu akan membangun pagar pembatas di pinggir jalan.

Wahyu Hidayat juga mengatakan ada ruang selebar 1,5 meter yang diperuntukan pedagang.

"Jadi tidak langsung jualan di pinggir jalan seperti sekarang," kata Wahyu Hidayat.

Wahyu menegaskan setelah pembangunan fasilitas, tidak diperbolehkan lagi berjualan pinggir jalan.

Ia meminta pedagang bisa tertib, pun pengguna jalan agar tidak parkir sembarangan saat belanja.

Progres Pembangunan

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menyebut pembangunan lapak sementara saat ini sudah mencapai 50-60 persen.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved