Jumat, 17 April 2026

Kota Malang

Berkah Ramadan, Pegadaian Layani Sepenuh Hati Lewat Program Sosial dan Investasi Emas di Malang

Berkah Ramadan, Pegadaian Layani Sepenuh Hati Lewat Program Sosial dan Investasi Emas di Malang

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
PEGADAIAN SELALU HADIR - Deputi Bisnis Pegadaian Area Malang, Marselino J Manginsihi, berbincang dengan nasabah di kantor Pegadaian Malang, Senin (16/3/2026). Pegadaian Area Malang aktif mendorong masyarakat untuk berinvestasi emas melalui berbagai produk, termasuk aplikasi Tring! by Pegadaian. 

"Misalnya hari ini membeli emas dengan harga tertentu, harga itu yang akan dikunci sampai cicilan selesai. Jadi kalau harga emas naik, nasabah tetap menggunakan harga awal," jelasnya.

Baca juga: Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Saat Nyepi 19–20 Maret 2026, Buka Kembali Sabtu Siang

Selain cicilan emas, Pegadaian juga menawarkan produk Tabungan Emas yang kini semakin mudah diakses melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Menurut Marselino, kemudahan transaksi digital membuat masyarakat bisa berinvestasi emas tanpa harus datang ke kantor Pegadaian.

"Sekarang masyarakat bisa menabung emas langsung dari aplikasi. Ini membuat investasi emas semakin mudah dijangkau," kata pria yang sebelumnya menjabat di Manado ini.

Di Malang Raya sendiri, minat masyarakat terhadap investasi emas disebut cukup tinggi. Bahkan menurut Marselino, edukasi investasi emas di wilayah ini tergolong lebih maju dibandingkan beberapa daerah lain.

Untuk saat ini, jumlah nasabah untuk produk tabungan emas di Pegadaian Area Malang mencapai lebih dari 30.000 orang. Tingginya angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian dalam mendampingi perjalanan investasi mereka.

Dari sisi kinerja bisnis, Pegadaian Area Malang juga mencatat pertumbuhan positif selama Ramadan tahun ini. Hingga pertengahan Maret 2026, pertumbuhan bisnis tercatat sekitar 2 persen dan masih berpotensi meningkat hingga menjelang Lebaran.

Hal tersebut cukup menarik karena biasanya pada periode Ramadan transaksi pelunasan gadai lebih tinggi dibandingkan dengan pencairan kredit.

"Biasanya kalau Ramadan itu pertumbuhan cenderung minus karena banyak nasabah menebus barangnya. Tapi di Malang masih stabil, bahkan tetap tumbuh," jelasnya.

Di akhir sesi wawancara, ia mengingatkan masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan, terutama saat menerima tunjangan hari raya (THR). Sebagai lembaga yang selalu hadir untuk masyarakat, Pegadaian mendorong agar THR tidak hanya habis untuk konsumsi.

"Kalau dapat THR, jangan semuanya habis untuk konsumsi. Sisihkan untuk investasi, salah satunya emas. Ini penting untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa depan," tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved