Kota Malang
Dosen UMM Kembangkan Batik Berbasis Artificial Intelligence, Motif Nitik Jadi Lebih Variatif
Dosen UMM Kembangkan Batik Berbasis Artificial Intelligence, Motif Nitik Jadi Lebih Variatif
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Kehadiran teknologi AI menjadi solusi untuk memecahkan persoalan tersebut.
Melalui GANs, berbagai motif lama dapat dikombinasikan menjadi desain baru yang unik dan autentik.
Hasilnya, muncul ragam motif Nitik yang lebih segar tanpa menghilangkan pakem tradisional.
"Inovasi ini membuka peluang eksplorasi desain tanpa batas, tetapi tetap berakar pada budaya," imbuhnya.
Tak hanya berhenti di ranah akademik, inovasi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM batik.
Motif yang dihasilkan AI bisa menjadi sumber inspirasi bagi pengrajin dalam mengembangkan produk baru.
Dengan variasi desain yang lebih beragam, nilai jual batik pun berpotensi meningkat, sekaligus memperkuat daya saing di pasar.
"Inovasi ini diharapkan membantu UMKM mengembangkan dan memasarkan batik dengan motif Nitik yang baru."
"Jika motif berkembang, maka nilai jual meningkat dan pertumbuhan ekonomi pengrajin juga terdorong," tandasnya.
Artificial Intelligence (AI)
Agus Eko Minarno
batik
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
SURYAMALANG.COM
| SDN Tulungrejo 2 Kota Batu dan SDN Lowokwaru 3 Kota Malang Juara MLSC Malang Seri 2 2025-2026 |
|
|---|
| Pedagang Pasar Tawangmangu Kota Malang Merasakan Penurunan Daya Beli Masyarakat |
|
|---|
| Stok Beras Melimpah di Pasar Bunulrejo Kota Malang, Namun Daya Beli Melambat |
|
|---|
| Proyek PSEL Masih Belum Jelas, DPRD Kota Malang Minta Pemkot Fokus Tata Kelola Internal Sampah |
|
|---|
| Wisuda Besok, Rektor Unikama Sebut Kurikulum OBE Pangkas Masa Tunggu Kerja Lulusan Jadi 3 Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Dosen-Teknik-Informatika-Universitas-Muhammadiyah-Malang-Agus-Eko-Minarno-batik.jpg)