Kota Malang
DPRD Kota Malang Berharap Tambahan Koridor dan Armada Trans Jatim, Arjosari-Kepanjen Jadi Prioritas
DPRD Kota Malang Berharap Tambahan Koridor dan Armada Trans Jatim, Arjosari-Kepanjen Jadi Prioritas
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Penambahan koridor dan armada layanan bus Trans Jatim seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap transportasi massal itu sangat dibutuhkan di Kota Malang
- Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, mengatakan sejak awal pihaknya mendukung semakin banyak rute Trans Jatim yang masuk dan melayani wilayah Malang Raya
- Komisi C DPRD Kota Malang mendorong agar rute menuju Terminal Arjosari dan wilayah Kepanjen bisa menjadi prioritas pengembangan layanan berikutnya
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - DPRD Kota Malang turut mendorong penambahan koridor dan armada layanan bus Trans Jatim seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap transportasi massal tersebut, Kamis (23/4/2026).
Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, mengatakan sejak awal pihaknya mendukung semakin banyak rute Trans Jatim yang masuk dan melayani wilayah Malang Raya.
“Semakin banyak koridor yang bisa dibuat oleh Dishub Jawa Timur bersama Dishub Kota Malang, tentu semakin baik,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (23/4/2026).
Menurut Dito, okupansi koridor Trans Jatim yang saat ini beroperasi sudah mencapai kapasitas penuh.
Tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan transportasi publik yang terus meningkat.
“Koridor yang ada sekarang okupansinya sudah 100 persen. Antusias masyarakat sangat tinggi,” katanya.
Ia menyebut jumlah armada saat ini sekitar 15 unit dan dinilai belum ideal untuk memenuhi permintaan pengguna jasa.
“Kalau idealnya 20 sampai 30 armada. Jadi perlu tambahan armada sekaligus rute baru,” jelasnya.
Baca juga: Pemprov Jatim Bakal Bangun Trotoar di Jalan Suhat Kota Malang pada Juni 2026
Komisi C DPRD Kota Malang mendorong agar rute menuju Terminal Arjosari dan wilayah Kepanjen bisa menjadi prioritas pengembangan layanan berikutnya.
“Kami sepakat mendorong penambahan rute dan armada untuk melayani Arjosari dan ke Kepanjen,” tegas Dito.
Meski sebelumnya usulan tersebut disebut belum masuk realisasi jangka dekat, ia menilai kondisi saat ini layak menjadi pertimbangan baru bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kalau melihat kondisi sekarang, tentu perlu dikaji ulang agar bisa segera direalisasikan,” ujarnya.
Karena Trans Jatim merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dito menilai Pemkot Malang perlu aktif meyakinkan Pemprov soal urgensi tambahan koridor dan armada.
“Pemkot Malang harus bisa meyakinkan Pemprov Jatim terkait kebutuhan tambahan koridor dan armada ini,” katanya.
Selain mengandalkan Trans Jatim, DPRD juga meminta Pemkot Malang menyiapkan transportasi penunjang di level kota, termasuk realisasi angkutan gratis bagi pelajar.
Dito Arief Nurakhmadi
Widjaja Saleh Putra
Trans Jatim
Terminal Arjosari
Kecamatan Kepanjen
Kota Malang
Dinas Perhubungan
SURYAMALANG.COM
| Pemprov Jatim Bakal Bangun Trotoar di Jalan Suhat Kota Malang pada Juni 2026 |
|
|---|
| Pembuangan Bayi di Malang, Pelaku Adalah Mahasiswi dan Cowok Asal Pasuruan, Sudah Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Gang Mirej di Kelurahan Madyopuro Kota Malang Dilanda Banjir Enam Kali dalam Dua Bulan |
|
|---|
| Pemkot Malang Bakal Bangun Embung di Kelurahan Madyopuro sebagai Upaya Mengatasi Banjir |
|
|---|
| Dishub Kota Malang Dukung Trans Jatim Lewati Terminal Arjosari, Lokasi Ideal Pertemuan Transportasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Sopir-dan-pegawai-Bus-Trans-Jatim-berfoto-di-depan-bus-yang-beroperasi-di-Malang-Raya.jpg)