Kota Malang
Universitas Brawijaya Mengubah Nama FMIPA Jadi FSTeM, Adaptasi Hadapi Era Digital dan Teknologi
Pihak UB resmi mengubah nama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menjadi Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM).
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: iksan fauzi
Ringkasan Berita:
- Pihak Universitas Brawijaya (UB) mengubah nama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menjadi Fakultas Sains Teknologi dan Matematika (FSTeM).
- Ketua Senat Akademik UB, Prof Dr Ir Moch. Sasmito Djati, MS, IPU menyebut perubahan nama itu bisa mempengaruhi budaya masyarakat.
- Perubahan nama FMIPA menjadi FSTeM bukan berarti meninggalkan akar ilmu dasar yang selama ini menjadi fondasi fakultas.
SURYAMALANG.COM | MALANG - Universitas Brawijaya (UB) resmi mengubah nama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menjadi Fakultas Sains Teknologi dan Matematika (FSTeM).
Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari transformasi kampus untuk menjawab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bergerak kian cepat.
Ketua Senat Akademik UB, Prof Dr Ir Moch Sasmito Djati, MS, IPU mengatakan perubahan tersebut merupakan hasil proses panjang selama tiga tahun terakhir, setelah kampus melihat perubahan besar di era teknologi digital dan komputasi.
"Sekitar tiga tahun terakhir kami melihat perubahan yang sangat cepat dari era pengetahuan dan teknologi," katanya saat ditemui di FSTeM, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, perubahan nama itu bisa mempengaruhi budaya masyarakat.
"Sebagai ilmu dasar yang mendasari semua pengetahuan, kami harus menyiapkan diri," ujarnya.
Menurut Sasmito, selama ini istilah MIPA kerap dipandang sebagai bangunan ilmu yang terpisah-pisah, seperti matematika, biologi, fisika, dan kimia yang berdiri sendiri.
Namun, perkembangan dunia komputasi dan teknologi digital telah mengubah paradigma tersebut.
"Ketika masuk dunia komputasi dan teknologi digital, ternyata tidak ada batasnya,"
"Karena itu, kami harus menjawab perubahan tersebut dengan mengubah nama fakultas, tanpa meninggalkan identitas lama," ucapnya.
Ia menegaskan, perubahan menjadi FSTeM bukan berarti meninggalkan akar ilmu dasar yang selama ini menjadi fondasi fakultas.
"Matematika, biologi, kimia, dan fisika tetap menjadi dasar dari semua ilmu. Tapi kami ingin mengarah pada masyarakat yang knowledge driven, berbasis ilmu pengetahuan yang kontekstual, terbuka, dan relevan dengan kebutuhan zaman," tambahnya.
Baca juga: Soal Wacana Penutupan Prodi, Warek UB : Bukan Hal Tabu tapi Tak Bisa Dilakukan Tergesa-gesa
Mewadahi ilmu baru
Sementara itu, Dekan FMIPA UB, Prof Ir Sukir Maryanto, SSi, MSi, PhD menyebut perubahan nama justru memperluas kapasitas MIPA agar bisa mewadahi perkembangan ilmu-ilmu baru yang semakin berkembang.
Ia mencontohkan sejumlah program studi baru seperti bioinformatika, sains data, hingga aktuaria, yang membutuhkan wadah lebih luas daripada sekadar nomenklatur MIPA konvensional.
| Spesies Langka Anggrek Anoectochilus Papuanus dan Aconthophippium Bicolor Ditemukan di Gunung Semeru |
|
|---|
| Polinema Pamerkan Hasil Riset Mahasiswa, dari Solusi UMKM hingga Teknologi Energi Terkini |
|
|---|
| Sukses Ditata, Pedagang Pasar Kedungkandang Malang Mulai Rasakan Dampak Positif Ekonomi |
|
|---|
| Pedagang Olahan Kedelai di Kota Malang Mulai Waspadai Dampak Pelemahan Rupiah |
|
|---|
| Lansia Madyopuro Kota Malang Sulap Bahan Daur Ulang Jadi Hiasan Dinding Bernilai Jual Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/FMIPA-ganti-nama-menjadi-FSTeM.jpg)