Senin, 8 Juni 2026

Dampak Rupiah Melemah

Dampak Dolar Melonjak di Pasar Gadang Kota Malang: Harga Tepung Melambung, Sepi Pembeli

Lonjakan nilai tukar dolar disebut menjadi salah satu pemicu naiknya harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Gadang Kota Malang.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Purwanto | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM/Purwanto
DAMPAK KENAIKAN DOLAR - Suasana jual beli di Pasar Gadang Lama, Kota Malang, Jawa Timur, Senin (8/6/2026). Lonjakan nilai tukar mata uang asing (dolar) mulai berdampak nyata pada harga sejumlah komoditas bahan pokok di pasar tradisional. Kenaikan harga yang cukup signifikan tersebut, bahkan memicu penurunan daya beli masyarakat hingga mencapai 25 persen. 

"Berkurang mas, berkurang sekitar 25 persen antusias pembelinya," pungkasnya.

Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan nilai tukar mata uang dan menjaga pasokan bahan baku agar harga kebutuhan pokok kembali terjangkau bagi masyarakat.

Pembeli Keluhkan Modal Membengkak

Di sisi lain, salah satu pembeli, Sri Rahayu, mengaku resah dengan harga bahan pokok yang terus meningkat.

Sri yang membeli kebutuhan pokok untuk dijual kembali (reseller) mengeluhkan modal usaha yang semakin besar, sementara margin keuntungan justru terus menipis.

"Semua naik ini mulai beras, tepung, gula hingga minyak," jelas Sri kepada SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Penolakan Meluas, LSM Pro Desa Persoalkan Proyek Bongkar Ratoon Rp 4,9 M di Ringinkembar Malang

Menurut Sri, kenaikan harga membuat uang belanja yang dimiliki tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ya, inginnya harga-harga turun. Kan rakyat kecil, ya. Inginnya semuanya diturunkan. Uang belanja enggak cukup kalau semuanya naik," ujar Sri dengan nada pasrah.

Berdasarkan pembaruan per Senin (8/6/2026), nilai tukar 1 Dolar Amerika Serikat tercatat setara dengan Rp18.165.
 
 Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved