Malang Raya

Mulai Penutup Wajah sampai Pakaian Ketat, Ini Larangan di Unisma dan Berlaku Mulai Desember 2018

Universitas Islam Malang (Unisma) menerapkan peraturan pakaian untuk citivitas akademikanya mulai awal Desember 2018.

Mulai Penutup Wajah sampai Pakaian Ketat, Ini Larangan di Unisma dan Berlaku Mulai Desember 2018
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Poster berisi peraturan berpakaian di Universitas Islam Malang (Unisma), Jumat (9/11/2018). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Universitas Islam Malang (Unisma) menerapkan peraturan pakaian untuk citivitas akademikanya mulai awal Desember 2018.

Sekarang aturan baru itu disosialisasikan dengan pemasangan poster, antara lain di dekat lift gedung perkuliahan.

Dalam poster itu diberi contoh model pakaian mana yang diperbolehkan dan dilarang.

( Baca juga : Mulai Gambar Toko Nasional sampai Pewayangan Dapat Dilihat di Kampung di Kota Malang Ini )

Peraturan ini berlaku bagi mahasiswa, dosen, dan karyawan.

Di antara aturan baru itu adalah larangan memakai penutup wajah, kecuali bagi yang sakit.

“Kalau sakit dan memakai masker masih boleh, asal dibuktikan dengan surat dokter,” jelas Dr Badat Muwakhid, Wakil Rektor III Unisma kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (9/11/2018).

( Baca juga : Pencuri Bobol SDN di Jombang, 16 Laptop Hilang )

Secara umum, peraturan itu mengajak berbusana secara sopan dari sudut agama dan sosial.

“Bagi mahasiswa non muslim, ya hanya dari sudut pandang sosial saja.”

“Misalnya memakai baju atau kaus lengan panjang. Juga tidak boleh berbusana atau bercelana ketat,” tambahnya.

( Baca juga : Berisi 13 Baris dan Penuh Permintaan Maaf, Begini Isi Surat Pembuang Bayi di Teras Rumah di Jombang )

Menurutnya, sebagai universitas Islam yang berhaluan ahlul sunnah wal jamaah, Unisma menjalankan Islam secara moderat.

Saat peraturan ini berjalan, pelanggar tidak boleh masuk kampus, mengikuti perkuliahan, atau mendapat fasilitas kampus.

“Jika ditemukan, sekuriti yang akan melarang masuk. Jika ada yang lolos, dosen yang akan melarang,” paparnya.

( Baca juga : Napi Kasus Pencurian Motor Asal Tuban Sayat Leher Sendiri di Lapas Lamongan )

Sementara itu, mahasiswa Manajemen FEB Unisma, Lisa Febrianti mendukung peraturan itu.

“Tempat perkuliahan kan pendidikan formal. Seharusnya memang berbusana sopan,” kata Lisa.

( Baca juga : Pria 25 Tahun Gantung Diri di Rumah Kontrakan di Kenjeran, Surabaya )

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved