Kilas Balik Malang

Terpopuler 2016 : Kisah Pilu Rifky dan Irfan, Demam Berdarah Merenggut Mereka

Adik-kakak, warga Kelurahan Madyopuro, Kecamaran Kedung Kandang, Kota Malang, meninggal usai terserang Demam Berdarah (DB).

Editor: Aji Bramastra
surya/aflahul abidin
Irfan Dwi F dan Rifky P semasa hidup. 

"Kata dokter, Demam Berdarah yang menyerang anak saya ini terbilang jarang terjadi. Saya lupa istilahnya apa. Tapi, tanda-tandanya memang berbeda apabila dibandingkan dengan gejalaDemam Berdarah lain. Contohnya, kedua anak saya tak menunjukkan tanda-tanda fisik penyakit itu seperti bintik-bintik merah. Itu tidak ada sama sekali," ujar Awik.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua RT itu mengatakan, hingga hari ini, hanya dua anaknya saja yang terdeteksi terjangkit penyakit DP di daerahnya.

Belum ada laporan dari para tetangga berupa masalah serupa. Karena itu juga, ia mengaku tak tahu pasti kapan dan di mana kedua anaknya tergigit nyamuk demam berdarah.

"Di belakang rumah itu memang ada pohon-pohon bambu yang kalau hujan lembab dan mungkin berpotensi jadi sarang nyamuk. Tapi, ya, tidak tahu juga apakah memang penyebabnya ada di sana. Kata dokter, nyamuk yang menggigit anak saya itu justru bersarang di lingkungan yang bersih," ujarnya. (*)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved